Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pemuda Jadi Ujung Tombak Atasi Krisis Sampah Kota Magelang, Dinilai Miliki Kreativitas dan Inovasi Tinggi

Naila Nihayah • Kamis, 18 September 2025 | 03:20 WIB

 

TERTATA: Warga RW 02 Wates mengelola lahan hijau, magot, hingga bank sampah unit.
TERTATA: Warga RW 02 Wates mengelola lahan hijau, magot, hingga bank sampah unit.

MAGELANG - Pemuda turut berperan dalam mengatasi krisis sampah di Kota Magelang. Sebab mereka dinilai memiliki kreativitas dan inovasi yang tinggi. Terlebih, ada sekitar 100 ton sampah setiap hari yang dihasilkan Kota Magelang dan sebagian besar berakhir di TPA Banyuurip yang kapasitasnya semakin terbatas.

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menjelaskan, pengelolaan sampah tak lagi bisa dipandang sebagai urusan teknis semata, melainkan soal keberlanjutan hidup. Jika pola lama, yakni kumpul-angkut-buang terus dibiarkan, ancaman krisis sampah hanya tinggal menunggu waktu.

"Kalau pola ini kita biarkan, yang kita wariskan bukan kota yang nyaman, melainkan beban untuk generasi setelah kita," ujarnya saat membuka pelatihan pemuda sekolah sampah di Balai RW 2 Wates Rabu (17/9).

Editor : Sevtia Eka Novarita
#perwal #bank sampah #DLH Kota Magelang #krisis #mengolah sampah #generasi muda #pemuda #Sampah #Kota Magelang #memilah sampah