MUNGKID – Ratusan warga menerima bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Magelang melalui program penyaluran by proposal. Bantuan senilai Rp 251,6 juta itu mencakup beberapa hal. Seperti hutang pendidikan, hutang kesehatan, hingga bantuan lembaga atau tempat ibadah.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji menegaskan, zakat tidak hanya sebatas kewajiban agama, melainkan juga instrumen sosial untuk mengurangi kesenjangan. Bantuan ini bukan sekadar solusi jangka pendek. “Saya berharap bisa menjadi pemantik semangat warga untuk bangkit, mandiri, dan berdaya," ujarnya di Pendopo Merapi, Kamis (4/9).
Program by proposal, lanjutnya, membuka ruang partisipasi masyarakat dalam menyampaikan kebutuhan secara langsung. Inovasi seperti ini, menurut dia, perlu didukung karena mencerminkan semangat gotong royong khas masyarakat Magelang. Grengseng juga mengajak penerima memanfaatkan bantuan secara bijak. "Gunakan sebagai modal awal memperbaiki kehidupan. Jangan berhenti bermimpi dan berusaha," pesannya.
Dengan kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan lembaga zakat, dia ingin membangun ekosistem yang saling menguatkan. "Setiap warga harus punya kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang," tegas Grengseng.
Ketua Baznas Kabupaten Magelang M Kholid As’adi melaporkan, sejak Januari hingga Agustus 2025, Baznas telah menghimpun dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebesar Rp 6,6 miliar, dari target Rp 9 miliar pada akhir tahun.
Adapun bantuan yang disalurkan kali ini mencakup hutang pendidikan sebanyak 22 penerima dengan total Rp 39,7 juta. Lalu, utang kesehatan sebanyak 18 penerima dengan jumlah Rp 24,4 juta dan akomodasi kesehatan sebanyak 6 penerima, total Rp 10,5 juta.
Kemudian, bantuan kursi roda dan biaya hidup lansia sebanyak empat penerima dengan total Rp7 juta. Lalu, bantuan ekonomi produktif ada 44 penerima dengan total Rp 46,5 juta serta bantuan lembaga atau tempat ibadah 45 penerima dengan total Rp 123,5 juta. "Total ada 139 penerima dengan nilai bantuan Rp 251.687.000," jelas Kholid. (aya/pra)
Editor : Heru Pratomo