KEBUMEN - Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kebumen meminta para elit politik dan pejabat negara untuk lebih berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan di ruang publik. Hal ini dinilai penting sebagai langkah antisipasi, sebab jika terdapat pernyataan kontradiktif akan memantik gelombang reaksi dari masyarakat.
Ketua GP Ansor Kebumen Amin Mustofa mengatakan, suasana kebatinan masyarakat tentu akan terkoyak jika pernyataan pejabat negara justru tidak pro rakyat. Apalagi masyarakat sedang dihadapkan lesunya kondisi ekonomi akibat tekanan geopolitik. "Saya rasa yang utama sekarang keselamatan manusia itu tergantung lisan," kepada Radar Jogja, Rabu (3/9).
Baca Juga: Jumlah Satuan Pendidikan Aman Bencana di Kota Jogja Masih Minim, Ini yang Akan Dilakukan BPBD
Menurutnya, aksi demonstrasi yang terjadi belakangan adalah puncak kejenuhan publik atas serangkaian pernyataan pejabat yang dianggap telah menyinggung hati masyarakat. Dia pun mengajak elit di bangsa ini perlu mawas diri dan belajar dari pengalaman lalu.
Amin menyatakan, menjaga perilaku dan tutur kata menjadi tanggungjawab pejabat. Sebab setiap ucapan dari tokoh publik memiliki dampak besar bagi masyarakat. "Kejadian kamarin itu pemicunya faktor lisan. Pejabat tidak hati-hati berstatemen. Saran kami jaga lisan entah itu di legislatif atau eksekutif," ujarnya.
Dia juga mengajak agar masyarakat terus meningkatkan daya literasi. Menurutnya seiring era keterbukaan seperti sekarang masyarakat cukup rentan terprovokasi jika tidak melek media. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat terlebih dulu menyaring informasi sebelum disebarluaskan ke publik. "Wajib saring sebelum share. Harus lpintar memilah mana yang bisa jadi referensi," bebernya.
Ketua Satkorcab Banser Kebumen As'ad Syamsul Arifin mengajak masyarakat tidak terprovokasi dengan informasi yang berpotensi mengancam keutuhan kesatuan dan persatuan. Menurutnya insiden kerusuhan di gedung DPRD Kebumen kemarin mengundang keprihatinan bersama karena mayoritas pelaku yang ditangkap aparat masih berstatus pelajar.
Baca Juga: Kisah Warga Karangwuni yang Telanjur Berhutang karena Dijanjikan Ganti Untung JJLS
Melihat situasi genting seperti sekarang, dia juga sudah melayangkan instruksi kepada seluruh kader Banser di Kebumen untuk turut serta menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Dia menyatakan Banser akan pro aktif dalam menjaga kondusivitas wilayah. "Hari ini bukan kita berpihak ke siapa pun, tapi lebih menjaga ketertiban secara umum," terangnya. (fid)
Editor : Sevtia Eka Novarita