KEBUMEN - Sebanyak 56 kelompok tani di Kebumen tampak bersemangat setelah menerima bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), Jumat (29/8). Mereka senang karena alsintan yang diberikan pemerintah sebentar lagi bakal digunakan untuk menyambut musim tanam satu.
Seperti diungkapkan Anifudin, 46, yang merasa terbantu dengan pemberian alsintan berupa pompa air. Petani asal Desa Tambakrejo ini mengatakan alsintan yang diterima akan mempercepat proses pengolahan lahan serta meningkatkan hasil panen.
"Paling nanti buat persiapan MT 1. Semoga bisa bantu kejar tanam," kata dia usai menerima bantuan di gedung Setda Kebumen.
Petani lain, Mardiyanto, 58, mengungkapkan, dengan bantuan alsintan ini dirinya bersama petani lain lebih optimis dan pecaya diri dalam menggarap lahan. Rencananya, penggunaan alsintan tersebut akan dikelola langsung oleh kelompok tani yang sudah dibentuk. "Pokoknya lebih semangat. Tinggal kami minta harga gabah tetap stabil," kata petani asal Desa Klirong itu.
Adapun alsintan yang diberikan sebanyak 136 unit. Terdiri dari mesin perajang tembakau, pompa air, traktor roda dua, roda empat dan power thresher. Bantuan bersumber dari APBD, APBD Provinsi dan APBN tersebut diberikan untuk 56 kelompok tani yang tersebar di 19 kecamatan.
Sementara itu, Bupati Lilis Nuryani menekankan pentingnya kemajuan daerah dari sektor pertanian. Bagi Lilis, petani adalah pahlawan ketahanan pangan. Mereka petani memiliki peran sentral dalam menjaga stabilitas pangan daerah. "Pertanian adalah kekuatan utama daerah. Petani adalah tulang punggung," katanya.
Lilis menegaskan, progam bantuan alsintan tidak lain untuk meningkatkan kualitas produksi di sektor pertanian. Dengan begitu ketahanan pangan daerah diharapkan dapat terjaga dengan baik. "Tanpa petani, tidak ada ketahanan pangan," tegas Lilis. (fid/pra)
Editor : Heru Pratomo