Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

BPBD Kebumen Tetap Alokasikan Anggaran Air Bersih meski Kemarau Basah

Muhammad Hafied • Kamis, 31 Juli 2025 | 13:00 WIB
Kepala BPBD Kebumen Udy Cahyono
Kepala BPBD Kebumen Udy Cahyono

KEBUMEN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen tetap mengalokasikan anggaran bantuan air bersih, meski saat ini diperkirakan terjadi musim kemarau basah.

Penyertaan anggaran air bersih merupakan salah satu langkah strategis BPBD dalam mengantisipasi potensi bencana kekeringan.

Kepala BPBD Kebumen Udy Cahyono mengatakan, anomali curah hujan yang terjadi saat musim kemarau berdampak positif dalam menjaga ketersediaan air bersih bagi masyarakat.

Kondisi ini yang membuat BPBD sedikit merasa tenang karena kebutuhan air bersih masyarakat tercukupi dengan turunnya hujan. "Tetap ada antisipasi. Anggaran sudah kami siapkan, dipakai atau tidak dipakai," ujar Udy kepada Radar Jogja, Rabu (30/7).

Saat ini, lanjut Udy, BPBD Kebumen telah mengalokasikan anggaran untuk bantuan air bersih sebanyak 400 tangki.  Bantuan tersebut akan disalurkan untuk masyarakat yang mengalami krisis air bersih akibat dilanda kekeringan. "Puncak kemarau diperkirakan Agustus, tapi kita lihat sekarang masih ada hujan," katanya.

Disebutkan, musim kemarau tahun ini memang sangat berbeda ketimbang tahun lalu. Di mana kondisi tahun lalu intervensi anggaran dari pemerintah daerah untuk bantuan air bersih terkuras habis.

Dia menyebut, sampai akhir Juli ini belum ada satu pun laporan atau permintaan dari desa terkait air bersih. "Bantuan tahun kemarin hampir 800 tangki. Dibantu pakai CSR BUMD," ungkapnya.

Seperti diketahui, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi akan ada fenomena kemarau basah atau hujan turun berkala selama periode kemarau. Fenomena ini ditandai dengan kondisi curah hujan di atas normal yang diperkirakan berlangsung hingga Oktober 2025.

Terpisah, Perangkat Desa Peniron Nanang Jamaludin mengatakan, sejauh ini belum ada keluhan dari warga terkait kekeringan. Menurutnya, kebutuhan air untuk rumah tangga dan pertanian akan tercukupi seiring intensitas hujan yang turun belakangan ini. "Air masih aman. Kalau pun sumur mulai surut, sudah terisi sama hujan dari kemarin," katanya. (fid)

Editor : Heru Pratomo
#kebumen #BPBD #kemarau basah