KEBUMEN - Kecelakaan laut terjadi di perairan Pantai Pasir, Kecamatan Ayah, Kebumen pada Selasa (29/7) petang. Sebanyak 15 perahu nelayan dilaporkan terbalik akibat dihantam ombak besar. Insiden ini terjadi saat nelayan nekat melaut ditengah gelombang tinggi.
Peristiwa bermula ketika sejumlah nelayan berangkat melaut untuk mencari benur atau benih udang. Tak disangka ditengah aktivitas nelayan, cuaca buruk tiba-tiba melanda wilayah perairan selatan. Gelombang tinggi disertai angin kencang seketika menghantam perahu nelayan.
Kondisi ini juga mengakibatkan perahu tak dapat kembali mendarat. Demi keselamatan, para nelayan kemudian memutuskan untuk meninggalkan perahu beserta alat tangkap. "Korban jiwa nihil. Seluruh nelayan berhasil dievakuasi," jelas Bako Humas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen Heri Purwoto, Rabu (30/7).
Heri menyebut, dari total 15 perahu terdampak dua unit berhasil ditemukan dalam kondisi hancur. Lima unit di antaranya terpantau berada di tengah laut dan sedang proses evakuasi. Sedangkan delapan perahu lain masih dalam pencarian. "Kapal mulai hilang itu Selasa. Terpantau cuma tersisa lima unit," kata Heri.
Meski tak ada korban jiwa, peristiwa terbaliknya kapal ini menimbulkan kerugian cukup besar bagi nelayan. Secara keseluruhan kerugian yang harus ditanggung nelayan ditaksir mencapai Rp 770 juta.
Heri menambahkan, hingga Rabu (30/7) sore kondisi gelombang di wilayah peraian selatan Pantai Pasir tergolong masih tinggi. Dia pun mengimbau bagi masyarakat yang beraktivitas di pesisir pantai untuk tetap selalu waspada. (fid)
Editor : Iwa Ikhwanudin