Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Porseni IPeKB Jateng 2025, Lebaran Penyuluh KB dan Refleksi Komitmen Bangun Keluarga Berkualitas

Naila Nihayah • Rabu, 23 Juli 2025 | 21:28 WIB
Menteri Dukbangga/Kepala BKKBN bersama wali Kota Magelang saat melakukan kick off Porseni dengan bermain bulu tangkis, Rabu (23/7/2025).
Menteri Dukbangga/Kepala BKKBN bersama wali Kota Magelang saat melakukan kick off Porseni dengan bermain bulu tangkis, Rabu (23/7/2025).

MAGELANG – Sekitar 1.300 penyuluh Keluarga Berencana (KB) dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah berkumpul dalam gelaran dua tahunan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Ikatan Penyuluh KB (IPeKB) Jawa Tengah 2025. Porseni ini sekaligus menjadi momentum penting yang menguatkan identitas penyuluh KB sebagai ujung tombak pembangunan keluarga dan masa depan bangsa.

Tahun ini, Kota Magelang menjadi tuan rumah gelaran Porseni tersebut. Dengan mengusung tema Tumbuhkan Jiwa Sportivitas, Kreatif, dan Menjunjung Tinggi Kebersamaan dan Kepedulian, kegiatan ini mencerminkan nilai-nilai yang dipegang teguh oleh para penyuluh. Yakni kebersamaan, dedikasi, dan semangat membangun keluarga Indonesia yang sehat dan sejahtera.

Ketua DPD IPeKB Provinsi Jawa Tengah Wahyu Dhayat Minulyo menyebut Porseni ini sebagai lebaran penyuluh KB. Istilah tersebut bukan tanpa alasan. Ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan perayaan semangat para penyuluh yang selama ini bekerja di lini terdepan. Terutama dalam menangani isu-isu krusial seperti penurunan angka stunting, penguatan ketahanan keluarga, hingga peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Porseni adalah puncak keseriusan teman-teman penyuluh dalam berkomitmen di lapangan. Ini ajang silaturahmi, ajang kebersamaan,” ujar Wahyu di GOR Samapta Kota Magelang, Rabu (23/7/2025).

Cabang-cabang yang dilombakan antara lain bulu tangkis, gobak sodor, minisoccer, tenis meja, karaoke, standup comedy, dan lain-lain. Lomba-lomba tersebut dipilih bukan semata demi hiburan, tetapi untuk merekatkan solidaritas antarkontingen dan menanamkan nilai sportivitas serta kerja sama. Sebab nilai-nilai tersebut juga dibutuhkan dalam kerja-kerja sosial para penyuluh KB.

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Dukbangga)/Kepala BKKBN Wihaji menegaskan pentingnya peran penyuluh KB dalam menyukseskan program-program nasional. Dia menyebut, Porseni sebagai media komunikasi strategis antara kementerian dan para pelaksana di lapangan. Menurutnya, masa depan kependudukan berasal dari penyuluh KB. 

“Merekalah ujung tombak, mereka yang men-deliver program-program kementerian. Karena itu, penyuluh KB harus terus termotivasi dan diperkuat,” kata Wihaji.

Baca Juga: Pria di China Hidup di Mobil Demi Hemat Budget, Pilih Gaya Hidup Minimalis

Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Ikhwan Hamzah menilai, Porseni sebagai cerminan kekompakan sekaligus bukti sinergi antar berbagai elemen dalam pembangunan sosial. Dia menekankan bahwa pembangunan bangsa tidak hanya bertumpu pada keunggulan individu, tetapi pada kekuatan kolektif dan empati.

“Talent wins games, but teamwork wins championships. Dan Porseni ini adalah contoh nyata teamwork itu,” lontarnya. 

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menegaskan, pemkot sangat mendukung agenda Porseni dan program-program yang selaras dengan pembangunan keluarga berencana. Dia memandang, penyuluh KB sebagai jembatan antara kebijakan dan realitas sosial masyarakat. 

“Porseni ini bukan hanya soal kompetisi, tapi juga ruang aktualisasi diri dan pengingat akan pentingnya peran penyuluh KB dalam membangun keluarga berkualitas,” ujar Damar.

Damar juga menekankan, masa depan bangsa berakar dari keluarga. Maka, keberhasilan program KB adalah kunci menuju Indonesia yang maju. “Negara ini adalah kumpulan dari keluarga-keluarga. Jika setiap keluarga direncanakan dengan baik, saya yakin bangsa ini akan lebih baik dan maju. Kuncinya di keluarga,” tambahnya. (aya)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#keluarga berencana #IPeKB #porseni #Kota Magelang