MUNGKID – Wilayah dengan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Magelang menjadi sasaran penyaluran bantuan pangan berupa beras. Seperti di Desa Tempak, Candimulyo, Kabupaten Magelang, Senin (21/7). Total bantuan yang digelontorkan sekitar 2.457 ton beras untuk warga kurang mampu.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpangan) Kabupaten Magelang Romza Ernawan menjelaskan, Kabupaten Magelang mendapatkan alokasi bantuan pangan untuk 122.866 keluarga penerima manfaat (KPM). Setiap KPM menerima jatah 10 kilogram (kg) beras.
Untuk Juni dan Juli 2025, kata dia, bantuan diberikan sekaligus dengan total alokasi mencapai 2.457 ton beras yang disalurkan ke seluruh kecamatan di Kabupaten Magelang.
Penerima bantuan diprioritaskan bagi keluarga miskin atau yang masuk kategori kemiskinan ekstrem. "Penanganan kemiskinan ekstrem saat ini difokuskan di Kecamatan Candimulyo dan Grabag, salah satunya di Desa Tempak ini," lontarnya.
Selain untuk membantu kebutuhan pokok warga, bantuan pangan ini juga bertujuan menanggulangi kerawanan pangan, mengurangi kekurangan pangan, serta membantu pengendalian harga dan inflasi.
Bantuan ini juga diharapkan dapat memberikan perlindungan bagi produsen dan konsumen di sektor pertanian. "Seluruh kecamatan di Kabupaten Magelang akan mendapatkan alokasi bantuan ini," paparnya.
"Penyaluran berlangsung hingga 29 Juli 2025, dengan total 122.866 KPM di Kabupaten Magelang," sebutnya.
Dia berharap, bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat, terutama dalam pemenuhan kebutuhan pokok dan gizi. "Semoga bantuan ini tepat sasaran dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan," sambungnya. (aya/pra)
Editor : Heru Pratomo