PURWOREJO - Kiprah atlet bulutangkis asal Purworejo mulai disorot mata dunia. Satu per satu atlet berhasil menorehkan prestasi dalam ajang bergengsi, baik skala nasional maupun internasional. Dari deretan prestasi tersebut disumbangkan dari hasil kerja keras latihan terpusat yang dilakukan Persatuan Bulutangkis (PB) Griya Bugar Purworejo.
Tiga tahun terkahir, PB ini menjadi wadah para pecinta bulutangkis yang cukup progresif di Purworejo. Terbaru, enam atlet dikirim untuk bertanding di Qingfeng Sport Park, Qingdao, China. "Kami berangkat dari persepsi yang sama. Disatukan dengan kecintaan bermain bulutangkis," kata Pimpinan PB Griya Bugar Purworejo Hera Desi Ana Rachmawati saat dihubungi Radar Jogja Jumat (18/7).
Bagi Hera, PB besutannya lebih dari sekadar komunitas biasa. Di dalamnya ada nilai kekeluargaan untuk bisa saling mengisi kekurangan. Dia masih ingat betul saat merintis pembentukan PB yang dimulai dengan penuh kesederhanaan.
Ketika itu dia mengawali latihan bersama atlet junior di sebuah lapangan desa. Tepatnya di Desa Maron, Kecamatan Loano. Pertama kali latihan, masyarakat yang antusias hanya hitungan jari. Kondisi ini tak menyurutkan dirinya untuk eksis membina atlet. "Kalau flashback ke belakang. Sedih juga, cuma berangkat dari lapangan desa," ungkap Hera.
Berkat kegigihan dan komitmennya, PB Griya Bugar Purworejo kini telah memiliki tempat latihan yang cukup representatif. Jumlah atlet yang bergabung juga sekarang meningkat cukup derastis. "Sudah ada lapangan di daerah Baledono. Masih sewa, tapi itu sudah lumayan ketimbang dulu," katanya.
Selain latihan, para atlet bulutangkis di PB Griya Bugar Purworejo juga memiliki agenda pertemuan rutin. Tujuannya untuk menyamakan persepsi sekaligus saling berbagi ilmu tentang bulu tangkis. "PB ini belum lama dibentuk. Kami ikut cabang Jogja. Sekarang ada sekitar 30 atlet potensial yang kami bina," ucapnya.
Hera merupakan atlet bulutangkis nasional. Dia sempat mengharumkan nama Indonesia di ajang Victor Indonesia International Challenge pada 2012. Kala itu wanita asal Purworejo ini berhasil menekuk pemain unggulan Korea Selatan, Bae Seung Hee pada laga final. (fid/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita