Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pengunjung Kawasan TKL Ecopark Magelang Bisa Nikmati Sensasi Offroad, Melintasi Lahan Jati Menuju Delta Sungai Progo

Naila Nihayah • Selasa, 15 Juli 2025 | 05:47 WIB

 

SERU: TKL Ecopark kini memiliki wisata baru yang menantang, yakni wisata jip dan memacu adrenalin.
SERU: TKL Ecopark kini memiliki wisata baru yang menantang, yakni wisata jip dan memacu adrenalin.

MAGELANG - Kota Magelang kembali mempertegas diri sebagai destinasi wisata kreatif dengan peluncuran wahana baru wisata jip di kawasan Taman Kyai Langgeng (TKL) Ecopark. Wahana ini menawarkan sensasi offroad seru, memacu adrenalin melintasi lahan jati yang rimbun hingga jalur menantang menuju delta Sungai Progo.

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono secara resmi membuka wahana ini bersamaan dengan pembukaan Special Competition Stage (SCS) Pra Kejurda Wali Kota Cup yang digelar 12–13 Juli 2025. Ratusan peserta offroad dari berbagai daerah turut meramaikan event perdana tersebut.

Kehadiran wisata jip ini, kata dia, merupakan bukti bahwa pariwisata Kota Magelang terus berinovasi tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan. "Wahana ini menawarkan sensasi petualangan baru yang fun, menantang, dan tetap bersahabat dengan alam," kata Damar, Minggu (14/7).

 Baca Juga: Selamat, Tujuh Koperasi di Kota Jogja Ini Berpotensi Dapat Proyek Batik Segoro Amarto Reborn

Menurut Damar, wisata jip tidak hanya memperkaya ragam atraksi wisata di Kota Magelang. Tetapi juga menjadi ikon rekreasi unik yang menyatu dengan potensi alam lokal. Dia optimistis, keberadaan wahana ini akan mendorong peningkatan kunjungan wisata.

Tidak hanya itu, harapannya dapat menciptakan efek domino bagi pertumbuhan ekonomi warga sekitar. "Kota Magelang harus kreatif menghadirkan berbagai atraksi dan event wisata. Wisatawan datang, UMKM bergerak, lapangan kerja tercipta, ekonomi lokal tumbuh. Ini misi besar kami," tegasnya.

 Baca Juga: Hanya Menerima Dua Siswa saat SPMB, SD Negeri Minomartani 2 Akan Memodifikasi Pembelajaran

Damar juga mengingatkan pentingnya keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga ekosistem pariwisata melalui kebersihan lingkungan, keramahan pelayanan, serta kualitas produk UMKM yang higienis dan menarik.

"Di Magelang, sensasi petualangan bisa dirasakan tanpa harus pergi jauh. Ini bukti bahwa kota kecil bisa mendunia lewat inovasi," sambungnya.

 Baca Juga: 9 Sekolah Rakyat di Jateng Mulai Beroperasi, Akses Pendidikan untuk Anak dari Keluarga Miskin

Direktur Utama TKL Ecopark Kota Magelang Sri Widodo mengutarakan, peluncuran wahana jip menjadi langkah nyata TKL sebagai BUMD yang tak hanya menyumbang pendapatan asli daerah (PAD), tetapi juga membuka peluang ekonomi baru.

Terlebih, lanjut dia, TKL kini bukan hanya taman rekreasi biasa. "Ini adalah pusat atraksi berbasis petualangan yang terus berkembang, menawarkan wisata yang beragam, edukatif, dan menggerakkan ekonomi masyarakat," ujar Sri Widodo.

 

Saat ini, TKL sudah rutin menggelar berbagai event seperti kompetisi kicau burung, SCS offroad, dan akan segera menambah rangkaian acara. Seperti trabas trail dengan 500 peserta dan ColoRun.

Menariknya, pengembangan wisata offroad ini juga mendapat dukungan sektor swasta. PT Berlian Mataram telah menyiapkan 20 unit jip untuk operasional wahana baru tersebut. Ke depan, TKL juga akan menambah wahana sepeda dan motor trail dengan rute melintasi pepohonan rindang TKL, menyempurnakan konsep eco-adventure yang ditawarkan. 

Dia ingin menjadikan TKL sebagai mercusuar wisata petualangan. "Bukan hanya untuk Kota Magelang atau Jawa Tengah, tapi juga sebagai destinasi unggulan nasional," tambah Sri Widodo. (aya)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#TKL Ecopark #pendapatan asli daerah (PAD) #Magelang #wahana baru #destinasi wisata kreatif #Wisata Jip #kawasan #offroad #Taman Kyai Langgeng #kunjungan wisata #Kota Magelang #Wali Kota Magelang Damar Prasetyono #Atraksi Wisata