KEBUMEN - Komisi D DPRD Kebumen meminta seluruh rekanan yang terlibat dalam proyek infrastruktur agar tidak abai terhadap kualitas pekerjaan. Rekanan atau kontraktor juga diminta memperhatikan ketepatan waktu serta kesesuaian spesifikasi teknis dalam proses pengerjaan.
Ketua Komisi D DPRD Kebumen Dwi Alhadi menegaskan pentingnya rekanan bekerja sesuai perencanaan. Dengan begitu hasil pengerjaan diharapkan dapat dinikmati masyarakat secara optimal.
Hal ini sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan dan berkeadilan. "Kami ingin warga merasakan betul manfaat adanya pembangunan jalan," terangnya, Jumat (11/7).
Komisi D, tandas Dwi, akan terus memperkuat sistem pengawasan dalam pekerjaan infrastruktur. Pihaknya juga mendorong pemerataan, terutama di wilayah terpencil dan menjadi kantong kemiskinan. Menurut Dwi, tersedianya layanan infrastruktur memadai akan membuka aksesibilitas serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Lebih lanjut, Dwi ingin seluruh anggaran dapat terserap optimal untuk kepentingan masyarakat. Sebab sejatinya alokasi anggaran yang tersedia untuk pembangunan juga bersumber dari masyarakat. "Kenapa kami harus lihat langsung ke lapangan. Supaya memastikan proyek sesuai harapan masyarakat," ujarnya.
Dalam sidak tersebut Komisi D langsung memantau sejumlah paket pekerjaan. Di antaranya ruas Jalan Kembaran-Kedungbener dengan nilai kontrak Rp 7,8 miliar yang bersumber dari bantuan provinsi.
Proyek pengerjaan jalan sepanjang 2,9 kilometer tersebut dijadwal rampung pada 14 November 2025. Selain itu, monitoring berlangsung di pengerjaan ruas Jalan Purwogondo-Buayan dengan anggaran Rp 1,3 miliar.
Baca Juga: Bangunan SD SMP Terpadu di Kulon Progo Segera Beroperasi, Ratusan Wali Murid Menggelar Doa Bersama
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kebumen Kurnia Hadi mengatakan, rerata proyek infrastruktur yang sedang dikerjakan telah melebihi target. Berbagai upaya terus dilakukan guna memastikan seluruh kegiatan proyek berjalan sesuai rencana.
Salah satunya melalui agenda evaluasi secara berkala dengan rekanana dan konsultan. "Ya, kami ada rapat mingguan. Di situ bahas apa saja capaian dan harus kerja bagaimana kejar target," terangnya. (fid/pra)
Editor : Heru Pratomo