Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sarpras, Guru, hingga Asrama Sekolah Rakyat di Magelang Sudah Disiapkan, Lokasinya di Sini

Naila Nihayah • Selasa, 8 Juli 2025 | 21:09 WIB
BERSIAP: Sarana prasarana Sekolah Rakyat di Sentra Antasena Magelang sudah mulai lengkap.
BERSIAP: Sarana prasarana Sekolah Rakyat di Sentra Antasena Magelang sudah mulai lengkap.

MUNGKID – Sekolah Rakyat (SR) yang berlokasi di lingkungan Sentra Antasena Salaman, Kabupaten Magelang, dipastikan siap beroperasi dan mulai menerima siswa pada tahun ajaran baru 2025/2026. Persiapan menyeluruh yang meliputi sarana prasarana (sarpras), tenaga pendidik, hingga fasilitas pendukung telah dilakukan intensif.

Kepala Sentra Antasena Magelang Supriyono mengutarakan, progres kesiapan sekolah telah mencapai tahap akhir. Gedung sudah selesai direnovasi, fasilitas dasar seperti meja, dipan, serta kebutuhan asrama sebagian besar telah tersedia dan tinggal tahap penataan.

Tak hanya itu, dukungan logistik tambahan dipastikan tiba dalam waktu dekat. Sehingga dalam satu minggu ke depan, kebutuhan fisik operasional sekolah diyakini telah terpenuhi. 

"Gedung sudah selesai direnovasi, mebel sudah datang sejak 4 Juli kemarin. Mudah-mudahan semua tertata dan lengkap sebelum tanggal 14 Juli," ujar dia di kantornya, Selasa (8/7/2025).

Persiapan tidak berhenti pada infrastruktur. Untuk aspek sumber daya manusia (SDM), proses rekrutmen guru telah dilakukan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdadmen). Saat ini, guru-guru terpilih sedang dijadwalkan hadir dan mulai bertugas.

"Kepala sekolahnya juga sudah ada, yaitu Bu Sri Rejeki dari SMA Negeri 4 Magelang. Kita optimistis dalam minggu ini seluruh guru sudah datang," jelas Supriyono.

Asrama untuk guru juga disiapkan secara terpisah. Terdiri dari asrama guru putri dan putra, serta rumah dinas khusus untuk kepala sekolah. Ini menjadi langkah penting agar seluruh tenaga pengajar bisa menetap dan menjalankan tugas secara optimal di lingkungan sekolah.

Baca Juga: Dorong Aktivitas Bisnis, Polbangtan Kementan Tingkatkan Produktivitas BP di Kabupaten Bangka Selatan

Dia menyebut, SR di Sentra Antasena akan menampung 100 siswa dalam empat rombongan belajar (rombel). Proses pendaftaran telah rampung dan nama-nama peserta didik sudah ditetapkan melalui keputusan bupati Magelang.

SR di Sentra Antasena menyediakan enam unit asrama. Terdiri dari dua asrama siswa putra, dua asrama siswa putri, satu asrama guru putri, dan satu asrama guru putra. Rencananya, siswa akan mulai masuk pada tanggal 14 Juli 2025, bersamaan dengan dimulainya tahun ajaran baru secara nasional. 

"Kami tidak bisa memaksa jika ada yang mundur, tapi harapannya kuota 100 siswa tetap aman," imbuhnya.

Sebelum masuk asrama, seluruh siswa akan menjalani pemeriksaan kesehatan bekerja sama dengan puskesmas dan dinas kesehatan. Pemeriksaan ini bukan untuk menggugurkan keikutsertaan, melainkan bagian dari upaya deteksi dini agar anak-anak yang sedang sakit bisa ditangani terlebih dahulu.

Lantaran lokasi SR berada dalam satu kompleks dengan Sentra Antasena, pengelola telah mengantisipasi berbagai potensi interaksi antarpenghuni. Yakni dengan pengawasan ketat dan manajemen aktivitas yang terjadwal.

"Kami sudah siapkan mekanisme agar siswa SR dan penerima manfaat di Sentra Antasena tidak saling mengganggu. Misalnya, musala, lapangan, dan poliklinik akan dijadwal bergiliran," terangnya.

Kebijakan ini, kata dia, diambil untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, namun tetap mendorong toleransi dan interaksi sosial positif antara dua kelompok anak yang berada di satu lingkungan.

Sentra Antasena juga telah berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional terkait penyediaan makan bagi siswa. Dua skema sedang dipertimbangkan, yakni memasak langsung di lokasi atau menerima makanan jadi dari mitra penyedia layanan konsumsi.

"Kami masih menunggu regulasi final. Tapi intinya, semua sedang difinalisasi agar pada hari H, sekolah bisa langsung berjalan normal," tegasnya.

Baca Juga: Sebut Hak Pendidikan Anaknya Tercabut, Rudy Sumakto Kirim Surat Pengaduan ke Presiden Prabowo Subianto

Supriyono berharap, kehadiran SR ini dapat menjawab kebutuhan pendidikan bagi anak-anak dari kelompok rentan dan membuka jalan bagi sistem pendidikan yang lebih adaptif dan berpihak pada masa depan semua anak. (aya)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#sentra antasena #salaman magelang #Sekolah Rakyat #Sentra Antasena Magelang #Antasena