Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pencurian Alpukat di Magelang Terekam CCTV, Kerugian Ditaksir Rp 2,5 Juta

Naila Nihayah • Rabu, 2 Juli 2025 | 23:26 WIB

 

GASAK ALPUKAT: Seorang pencuri terekam kamera CCTV saat mengambil alpukat milik Ahmad Sarwo Edi di pekarangan rumahnya, Senin (1/7/2025).
GASAK ALPUKAT: Seorang pencuri terekam kamera CCTV saat mengambil alpukat milik Ahmad Sarwo Edi di pekarangan rumahnya, Senin (1/7/2025).

MUNGKID – Aksi pencurian buah alpukat terjadi di halaman rumah milik Ahmad Sarwo Edi, mantan anggota DPRD Kabupaten Magelang, di Dusun Wates, Maduretno, Kaliangkrik.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa dini hari (1/7/2025) sekitar pukul 01.00 dan terekam kamera pengawas (CCTV) milik keluarga.

Pelaku diduga berhasil membawa kabur satu karung penuh buah alpukat jenis pluwang dari salah satu pohon yang sedang berbuah lebat di pekarangan rumah.

Berat totalnya diperkirakan mencapai 50 kilogram (kg).

Anak Ahmad Sarwo Edi, Tsuroyyaa Maitsaa' Jaudah (Ayya) mengatakan, pencurian terjadi tepat di depan rumah mereka.

Sebenarnya, pencuri hanya mengambil buah di satu pohon.

Namun, pohon tersebut memang tengah berbuah lebat.

"Kira-kira jumlahnya antara 40 sampai 50 buah."

"Totalnya (yang diambil) satu karung, kurang lebih 50 kg," ujar Ayya, Rabu (2/7/2025).

Dia menyebut, harga alpukat yang sedang tinggi membuat kerugian tidak bisa dianggap sepele.

Adapun kerugian yang ditaksir sekitar Rp 2,5 juta.

Lantaran saat ini harga alpukat jenis pluwang bisa tembus Rp 50 ribu per kg di pasaran.

Dalam rekaman CCTV yang diperiksa keluarga, terlihat seorang pria datang menggunakan sepeda motor jenis Yamaha Lexi dengan membawa karung yang diduga sudah berisi hasil curian dari lokasi lain.

Kamera menangkap momen saat pelaku mengambil alpukat dari pohon, kemudian pergi meninggalkan lokasi dengan tenang.

Dari gerak-geriknya dan jenis motornya, dia yakin, pencurinya bukan warga Dusun Wates.

Mengingat warga sekitar pasti sudah mengetahui bahwa rumahnya terpasang CCTV.

"Lagipula, dia datang sudah dengan karung di motor, kemungkinan besar bukan lokasi pertama," jelas Ayya.

Meskipun keluarga telah didatangi oleh anggota Polsek Kaliangkrik untuk mengecek tempat kejadian perkara (TKP), mereka belum membuat laporan resmi.

Selain itu, sang ayah memilih tidak memperpanjang masalah ini.

"Sebenarnya kami ingin lapor, tapi Bapak bilang tidak usah."

"Kebetulan suami saya juga pengacara, jadi kami sepakat untuk tidak terlalu memaksakan proses hukum, kecuali kalau nanti ada perkembangan," ucapnya.

Kapolsek Kaliangkrik, AKP Achirul Yahya membenarkan adanya kasus pencurian buah alpukat tersebut.

Dia menyebut, sejauh ini belum ada laporan resmi dari pihak korban.

"Tapi karena dari hasil rekaman CCTV wajah pelaku dan pelat nomor kendaraan tidak terlihat jelas, serta nilai kerugian tidak terlalu besar, pihak keluarga belum membuat laporan resmi," ujar Yahya.

Dia mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor apabila mengalami kejadian serupa.

Agar dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku. (aya)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#pencurian alpukat #Kaliangkrik #Maduretno Kaliangkrik #Ahmad Sarwo Edi #Dusun Wates #kaliangkrik magelang #Maduretno #pencurian alpukat terekam CCTV