PURWOREJO - Sepuluh busana karya siswa SMK An-Nawawi Purworejo dipamerkan di salah satu mal Jogja. Hasil kreativitas para siswa jurusan Desain Produksi Busana (DPB) ini tampil dalam ajang fashion bertajuk Fresh and Beauty.
Pembina SMK An-Nawawi Irun Maulana mengaku bangga karya siswanya mampu mengisi ruang pameran busana bergengsi. Dia juga senang hasil jerih payah siswa turut mendapat perhatian dari pengunjung mal yang datang. "Bukan sekadar pertunjukan mode. Ini panggung motivasi bagi generasi muda," ucapnya kemarin (27/6).
Irun mengatakan, koleksi busana karya siswa ini menampilkan kombinasi unik. Yakni memadukan kombinasi kain batik dan denim dengan nuansa tradisional bergaya modern dan elegan.
Koleksi yang dibawa juga mengedepankan busana yang dibuat dengan teknik digital fabric print. Konsep ini membawa tampilan busana yang dikenakan tampak muda, dinamis, dan berkelas. "Saya ingin anak-anak percaya bahwa mereka mampu," ungkapnya.
Menurut Irun, sudah saatnya hasil karya siswa mulai tampil di depan publik. Dia yakin, konsep yang dibawa generasi muda jauh lebih cemerlang karena mampu menjawab kebutuhan zaman. "Dunia kreatif terbuka luas untuk siapa pun. Terutama bagi yang mau belajar dan percaya diri," ujar Irun.
Kepala SMK An-Nawawi Mlilir Achmad Abdul Fatah mengapresiasi semangat siswa dan guru pembimbing karena dapat ikut dalam pameran di tempat yang representatif. Partisipasi SMK An-Nawawi ini juga menjadi bukti bahwa pendidikan vokasi mampu menghasilkan karya yang mampu berdaya saing di kancah nasional.
"Ini bentuk nyata kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri. Pameran ini dapat menjadi ruang belajar sekaligus ekspresi siswa," ungkapnya.
Abdul Fatah menyatakan, peran aktif siswa SMK dalam berbagai ajang bergengsi menunjukkan sekolah kejuruan mampu berkompetisi. Dia juga terus mendorong siswanya tak canggung terjun di dunia industri kreatif berbasis budaya lokal. "Semoga pengalaman ini menjadi motivasi mereka terus berkarya dan berkembang," ungkapnya. (fid/laz)
Editor : Sevtia Eka Novarita