Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ali Sobri Lanjutkan Kepemimpinan KONI Kota Magelang, Ini Program Kerja Yang Sudah Disiapkan

Naila Nihayah • Minggu, 15 Juni 2025 | 21:22 WIB

 

RESMI: Ali Sobri Sungkar kembali mempimpin KONI Kota Magelang dalam Musyorkot KONI 2025 di Hotel Trio Frontone Magelang, Sabtu (14/6/2025).
RESMI: Ali Sobri Sungkar kembali mempimpin KONI Kota Magelang dalam Musyorkot KONI 2025 di Hotel Trio Frontone Magelang, Sabtu (14/6/2025).
MAGELANG - Ali Sobri Sungkar kembali dipercaya menakhodai KONI Kota Magelang untuk periode kedua 2025-2029.

Sejumlah program telah disiapkannya. Di antaranya yang menjadi prioritas adalah kaderisasi dan peremajaan atlet, meningkatkan prestasi atlet, dan infrastruktur penunjang pembinaan atlet.

Terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Olahraga Kota (Musyorkot) KONI 2025 di Hotel Trio Frontone Magelang, Sabtu (14/6/2025), Ali menjadi calon tunggal dengan dukungan 35 dari 40 cabang olahraga (cabor) resmi dan aktif.

Sebelumnya, Ali telah berhasil menangani KONI Kota Magelang periode 2021-2025 dengan berbagai prestasi yang diraih.

Dia mengaku, amanah ini merupakan suatu hal yang luar biasa dan memberi semangat baginya untuk bekerja lebih keras lagi ke depan.

"Amanah ini bukti bahwa kerja empat tahun terakhir diapresiasi, meski belum sempurna," ungkap Ali.

Di balik keputusannya mencalonkan diri lagi, ada peran besar sang istri.

Di balik rapat-rapat strategi dan sorotan pencapaian, rumah Ali ternyata sudah lama menjadi 'markas' bagi para pengurus KONI Kota Magelang.

Dari dapur yang hangat dengan masakan istrinya hingga meja makan yang jadi ruang diskusi atletik, semangat kekeluargaan ini menjadi fondasi kuat dalam membangun olahraga Kota Getuk.

"KONI sudah jadi keluarga bagi kami," ujarnya.

Ali menyadari, periode kedua ini akan menjadi masa krusial.

Dia menekankan pentingnya kaderisasi dan peremajaan atlet, serta konektivitas pembinaan lintas jenjang pendidikan.

Saat ini, kelas olahraga baru tersedia di tingkat SMP, tepatnya di SMPN 11 Magelang.

Sementara di jenjang SMA dan universitas masih perlu diperjuangkan.

Dulunya, SMAN 5 Magelang pernah menjadi sekolah olahraga dan dirinya bakal kembali melobi ke tingkat provinsi supaya bisa dihidupkan kembali.

"Di tingkat perguruan tinggi, kami terus menjajaki kerja sama, termasuk dengan Untidar untuk membuka prodi olahraga," jelas Ali.

Menurut Ali, pembinaan sejak usia dini hingga jenjang pendidikan tinggi penting agar atlet tidak berhenti di tengah jalan.

Dia juga berencana memetakan cabor berdasarkan tingkat pembinaan dan prestasi menjadi grade A, B, dan C sebagai basis penguatan strategi.

Kepala Bidang Organisasi KONI Jawa Tengah Joko Priyono memuji KONI Kota Magelang sebagai role model yang taat asas di tengah banyaknya organisasi KONI di daerah lain yang tersandung persoalan aturan.

"Saya ajak KONI lain di Jateng belajar ke Kota Magelang. Mereka paham aturan dan jadi contoh organisasi yang berjalan sesuai norma," lontarnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Sri Harso mengapresiasi arah kebijakan KONI saat ini.

Menurutnya, prestasi olahraga adalah bagian dari upaya mewujudkan Magelang Bergaung di kancah nasional bahkan internasional.

"Pemerintah tentu akan terus mendukung setiap langkah KONI dalam meningkatkan prestasi atlet. Prestasi adalah bentuk gaung terbaik dari Kota Magelang," tandasnya. (aya)

Editor : Bahana.
#Magelang #KONI Kota Magelang #jawa tengah