Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jasa Penggilingan Daging di Kebumen Panen Pesanan, Orderan Dandan Daging Kurban Idul Adha Naik Dua Kali Lipat

Muhammad Hafied • Senin, 9 Juni 2025 | 04:05 WIB

 

KEBANJIRAN ORDER: Karyawan kios penggilingan daging sibuk melayani permintaan masyarakat yang datang untuk menggiling daging hasil kurban.
KEBANJIRAN ORDER: Karyawan kios penggilingan daging sibuk melayani permintaan masyarakat yang datang untuk menggiling daging hasil kurban.

KEBUMEN - Sentra penggilingan daging di kompleks Pasar Pagi Kebumen mendadak ramai setelah Idul Adha 1446 Hijriah. Seperti yang dirasakan pemilik kios penggilingan daging Adi Wibowo, 46. Menurutnya, lonjakan permintaan penggilingan daging meningkat seiring perayaan kurban.

Kondisi ini diprediksi akan terus dirasakan hingga sepekan setelah Idul Adha. Masyarakat banyak datang untuk mengolah daging hasil kurban menjadi bahan bakso maupun pentol. "Hari biasa paling 200 kali giling, sekarang naik dua kali lipat lebih," jelasnya di sela melayani konsumen Minggu (8/5).

Adi menyebut, jika dikalkulasi total daging yang digiling setiap hari setelah Idul Adha berkisar tiga ton. Jumlah tersebut meningkat drastis ketimbang hari normal yang hanya sekitar satu ton.

Banyaknya pesanan gilingan daging ini otomatis sejalan dengan meningkatnya omzet penghasilan. "Hari biasa itu konsumen tetap, bakul bakso langganan. Tapi sekarang masyarakat biasa juga banyak yang datang," ungkapnya.

Pengusaha penggilingan daging lain Martono, 57, mengungkapkan, usahanya selalu ramai pasca-Idul Adha. Sebab konsumen yang datang tidak hanya pelanggan harian. "Siapa yang datang tetap diterima. Seminggu lagi tetap ramai, karena ada yang sembelih hewan tidak pas hari raya kurban," jelasnya.

Dia menjelaskan, tidak ada perbedaan tarif meski permintaan penggilingan daging ramai. Yakni Rp 20 ribu per kilogram tergantung racikan bumbu serta tambahan bahan yang dibutuhkan. "Ada yang kualitas super, harganya lebih mahal. Sesuai permintaan saja. Di rumah tinggal masak," katanya.

Salah satu konsumen Anna Seftiayunisa, 29, mengatakan, pada perayaan Idul Adha tahun ini dirinya memilih mengolah daging kurban untuk dijadikan bakso. Pemilihan menu bakso dari daging kurban tersebut dinilai lebih praktis ketimbang diolah menjadi semur maupun rendang. "Tidak repot harus sedia bahan. Begitu daging digiling cukup buat kuah, beres," ucapnya. (fid/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#pentol #penggilingan daging #bakso #kurban #idul adha #sentra #konsumen #Idul Adha 1446 Hijriah #Giling #Pasar Pagi Kebumen #daging