MAGELANG - Sebuah granat jenis nanas ditemukan di kebun milik Nurul Huda, 57 warga Trasan, Bandongan, Senin (2/6). Saat itu, ada dua warga yang mengorek tanah dan mendapati granat nanas. Tim Jibom Gegana Sat Brimobda Polda Jateng pun melakukan disposal terhadap granat itu.
Kapolres Magelang Kota AKBP Anita Indah Setyaningrum mengutarakan, granat itu ditemukan di sebuah kebun di Dusun Mendak Selatan, Banyuwangi, Bandongan sekitar pukul 09.00. Saat itu, ada warga yang datang di samping tempat kejadian perkara (TKP) untuk berkebun.
Lalu, pemilik tanah memberitahu ada dugaan granat jenis nanas yang tertanam di tanah milik Nurul Huda. "Keduanya mendatangi lokasi penemuan granat dan mengoreknya untuk memastikan barang tersebut," paparnya.
Setelah dipastikan keduanya, kata dia, ternyata barang tersebut memang benar berupa granat nanas. Keduanya pun berhenti mengoreknya karena berbahaya. Lalu, melaporkan penemuan tersebut ke Polsek Bandongan.
Anita pun mendapat laporan dari Kapolsek Bandongan sekitar pukul 11.00. Lantas, berkoordinasi dengan Tim Jibom Gegana Sat Brimobda Polda Jateng untuk diadakan penanganan granat sesuai dengan prosedur operasi standar (SOP) yang berlaku.
Sekitar pukul 15.27, Tim Jibom Gegana Sat Brimobda Polda Jateng dipimpin oleh AKP Slamet Soebagijo beserta enam anggota tiba di TKP.
Dengan segera, mereka melakukan olah TKP dan membawa granat tersebut untuk dilaksanakan disposal.
Disposal tersebut, kata Anita, dilakukan di Desa Sukosari, Bandongan. Prosesnya selesai sekitar pukul 16.23. "Granat itu berjenis nanas yang terbuat dari besi dan masih aktif. Kondisinya sudah berkarat," paparnya. (aya/pra)
Editor : Heru Pratomo