KEBUMEN - BPJS Kesehatan Kebumen ikut mendukung kelancaran ibadah haji dengan menjamin calon jemaah haji (CJH) terlindungi melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kepastian ini diberikan untuk memberikan perlindungan kesehatan secara menyeluruh bagi CJH.
Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Kebumen Mujiatin mengatakan, pihaknya sebagai represntasi negara akan hadir untuk menjamin pelayanan kesehatan kepada CJH yang sudah bertolak ke tanah suci.
Oleh karena itu, ia mengingatkan pentingnya CJH terdaftar aktif sebagai peserta program JKN. "Kami hadir untuk memberikan rasa aman kepada jemaah haji," terangnya, Jumat (30/5).
Atin mengungkapkan, layanan kesehatan melalui program JKN sangat penting bagi jamaah maupun petugas pendamping haji. Menurutnya pelaksanaan ibadah haji perlu persiapan menyeluruh.
Bukan hanya sekadar persapan dari aspek fisik, spiritual maupun logistik, tapi juga butuh kepastian untuk mengakses layanan kesehatan. "Perlindungan kesehatan itu penting. Dari mulai jemaah haji berangkat sampai pulang ke tanah air," ujarnya.
Ia pun mengimbau agar CJH memastikan dirinya terdaftar aktif sebagai peserta JKN. Dengan begitu diharapkan dapat beribadah dengan tenang, tanpa khawatir terhadap risiko kesehatan dan biaya pelayanan kesehatan.
Lebih lanjut, BPJS Kesehatan juga memiliki program relaksasi atau kemudahan jika status kepesertaan JKN tidak aktif karena tunggakan iuran.
CJH tetap dapat mengakses layanan kesehatan berdasar prinsip gotong royong dengan cara mencicil iuran secara bertahap. "Kalau sudah terdaftar dan itu aktif, bisa akses layanan kesehatan yang tersedia," sambungnya.
Salah satu CJH Aji Wahyudi, 45, mengatakan, program JKN menjadi kebutuhan penting dalam pelaksanaan ibadah haji.
Adanya jaminan kesehatan membuat dirinya lebih tenang selama di tanah suci karena sudah terjamin melalui BPJS Kesehatan. "Tidak ada perasaan khawatir, jika nanti sewaktu-waktu berobat sudah pakai BPJS" jelasnya. (fid/pra)
Editor : Heru Pratomo