MUNGKID - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menyempatkan diri untuk berkunjung ke SD Islam Tahfidz (IT) Qur'an As Syafi'iyah, Mendut, Kabupaten Magelang. Mu'ti memberikan penguatan hingga bantuan kepada ahli waris korban kecelakaan maut di Jalan Magelang-Purworejo.
Hingga kini, duka mendalam masih menyelimuti SD IT Qur'an As Syafi'iyah. Itu karena sepuluh gurunya meninggal dunia akibat kecelakaan maut di jalur tengkorak, Kalijambe, Purworejo pada Rabu (7/5) lalu. Sementara tiga lainnya selamat dan masih dalam tahap penyembuhan.
Selain itu, Mu'ti juga memberi perhatian khusus kepada tiga guru yang selamat dari kecelakaan maut itu. Sebab ada satu guru yang masih menyelesaikan studinya di Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma). Untuk itu, dia bakal berkomunikasi dengan Unimma agar memberi keringanan uang kuliah tunggal (UKT).
Kemudian, bagi guru yang hanya lulusan SMA, Kemendikdasmen memiliki program untuk membantunya. "Guru yang belum S1, dapat bantuan studi D4 atau S1 dengan nominal yang kami sediakan maksimal sebesar Rp 3 juta per semeter. Kami akan bantu sepenuhnya sampai lulus," kata dia.
Editor : Sevtia Eka Novarita