KEBUMEN - Kecelakaan "adu banteng" melibatkan minibus dan sepeda motor terjadi di ruas Jalan Raya Karangbolong-Gombong, Senin (12/5) siang. Akibat insiden ini, tiga orang dilaporkan tewas di lokasi kejadian.
Berawal dari sebuah mobil Daihatsu Gran Max berpelat nomor polisi R 1635 M melintas dari arah selatan menuju Gombong. Mobil yang dikendarai pria berinisal DWS, 22, warga Banjarnegara itu diketahui melaju kencang.
Di saat bersamaan sekitar pukul 13.00 dari arah berlawanan melintas sepeda motor Honda Supra dengan pelat nomor AA 5507 SM. Setiba di lokasi kejadian, mobil hilang kendali hingga menabrak motor yang dikendarai FR, 16, pelajar asal Desa Wonoyoso, Kecamatan Kuwarasan, Kebumen.
Korban terpental dari motor yang dikendarai. Sedangkan mobil berwarna putih itu terhenti setelah terperosok ke saluran irigasi. "Mobil masuk jalur berlawanan," jelas Kasat Lantas Polres Kebumen AKP Edi Nugroho saat dikonfirmasi Senin (12/5) malam.
Pada saat kejadian FR memboncengkan korban lain, IA, 23, dan AR, 8. Naas, nyawa ketiga korban tak tertolong. Ketiga korban merupakan warga Desa Wonoyoso, Kecamatan Kuwarasan. "FR dan IA ini kakak-beradik. Korban AR juga masih keponakan mereka," ungkap Edi.
Dari kejadian itu polisi bersama tim medis langsung mengevakuasi korban ke RS PKU Muhammadiyah Gombong. Saat itu, lanjut Edi, jajaran Satlantas Polres Kebumen juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Sementara sopir mobil dilaporkan hanya menderita luka dan sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh petugas. "Sopirnya selamat. Kami juga sudah periksa saksi yang mengetahui kejadian ini," bebernya. (fid/laz)
Editor : Heru Pratomo