Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jelang Detik-Detik Waisak, Drone Show Mengudara di Candi Borobudur Gambarkan Kisah Hidup Sang Buddha

Naila Nihayah • Selasa, 13 Mei 2025 | 05:22 WIB

Ratusan drone unjuk gigi menggambarkan kisah hidup Sang Buddha, Senin malam (12/5).
Ratusan drone unjuk gigi menggambarkan kisah hidup Sang Buddha, Senin malam (12/5).



MUNGKID - Perayaan Tri Suci Waisak 2569 BE/2025 kali ini sedikit berbeda. Sebab di tengah festival lampion, panitia telah menyiapkan atraksi menarik. Atraksi itu berupa drone show atau pertunjukan pesawat nirawak yang menggambarkan kisah hidup Sang Buddha.

Ketua Panitia Festival Lampion Waisak Nasional 2569 BE/2025 Fatmawati menyebut, ada 450 drone yang mengudara di Candi Borobudur.

Ratusan drone tersebut diterbangkan menjelang detik-detik Waisak. Tepatnya di antara sesi I dan II festival lampion.

"Kami menerbangkan lampion, juga disertai dengan penerbangan drone show," lontarnya, Senin malam (12/5).

Baca Juga: ORI DIY Minta Harus Ada Sanksi untuk Pembocor Soal ASPD, Ortu Sebut Tak Pantas Dilakukan Seorang Guru

Dia menjelaskan, drone show itu menceritakan kisah hidup dan perjalanan Sang Buddha.

Terutama dalam memperingati tiga peristiwa penting, yakni kelahiran, pencapaian penerangan sempurna, dan wafatnya Pangeran Sidharta Gautama.

Ratusan drone unjuk gigi menggambarkan kisah hidup Sang Buddha, Senin malam (12/5).
Ratusan drone unjuk gigi menggambarkan kisah hidup Sang Buddha, Senin malam (12/5).


Selain itu, ada pula penjelasan mengenai kisah para naga yang memberikan penghormatan tertinggi kepada Sang Buddha.

Dia mengatakan, kisah tersebut diusung dari sejarah sejak zaman Sang Buddha.

Baca Juga: Kawasan Rawan Bencana Gunung Merapi Bakal Disulap Jadi Destinasi, Pemkab Sleman Godok Kepastian Izin demi Gaet Investor

Konon katanya, ada raja naga yang sangat menghormati Sang Buddha ketika turun dari surga Tavatimsa setelah mengajarkan Dhamma kepada ibu-Nya. Kala itu, ada raja naga yang melihat dan terpesona dengan keagungan Sang Buddha.

"Sejak itu, naga tersebut memberikan ikrar bahwa dia berlindung di bawah Buddha, Dhamma, dan Sangha untuk seterusnya," paparnya. (aya)

Editor : Heru Pratomo
#festival lampion #Buddha Gautama #Candi Brobudur #drone show #Sang Buddha #Tri Suci Waisak