MAGELANG - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Magelang menghelat bakti sosial berupa layanan cukur gratis, Selasa (22/4). Kegiatan tersebut dilaksanakan di dua lokasi, yakni Pasar Rejowinangun dan Pasar Kebonpolo guna merayakan Hari Jadi ke-1.119 Kota Magelang.
Sekretaris Disnaker Kota Magelang Susi Gustini menuturkan, kedua pasar ini sengaja dipilih karena ramai pembeli dengan total 26 tukang cukur maupun instruktur. "Kalau Pasar Rejowinangun karena besar, kami (sediakan) 10 kursi. Kalau di Pasar Kebonpolo karena pasarnya kecil, kami (sediakan) 6 (kursi)," bebernya saat ditemui, Selasa (22/4).
Baca Juga: Ribuan Kartini Masa Kini Belajar Safety Riding dengan Berbagai Simulasi Berkendara
Para tukang cukur yang diterjunkan, kata dia, sebagian besar merupakan peserta pelatihan barbershop di Balai Latihan Kerja (BLK) Disnaker Kota Magelang. Namun, ada pula yang merupakan alumni dari BLK. Mereka telah mendapat beberapa pelatihan dan praktik di lapangan.
Susi mengatakan, bekal pelatihan yang didapat itu lantas diaplikasikan dengan layanan cukur gratis. "Kalau peserta pelatihan, dipilih yang sudah terampil. Tapi karena didampingi instruktur di sini, kalau misal yang dicukur kurang puas, kurang bagus, dibantu sama instrukturnya," katanya.
Baca Juga: Bersimbah Darah, Dosen asal Semarang Ditemukan Meninggal di Kamar Indekos di Caturtunggal
Sebelumnya, dia telah berkoordinasi dengan pengelola pasar untuk memberikan informasi adanya layanan cukur gratis kepada pedagang maupun pengunjung pasar. Susi bersyukur, layanan ini disambut dengan antusias.
Namun, layanan tersebut hanya dilakukan satu hari saja, mulai pukul 08.30 hingga 12.00. "Semakin sering mereka (peserta pelatihan) berlatih, akan semakin mahir dan sebagian terlihat mudah untuk mencukur karena memang basic-nya," ujar Susi.
Baca Juga: Kakek di Indramayu Viral, Diduga Diculik Wewe Gombel: Netizen Cerita Pengalaman Serupa
Seorang peserta pelatihan Cyrichit memang tertarik mengikuti pelatihan barbershop di BLK Disnaker Kota Magelang. Itu dilakukan supaya dirinya lebih terampil dan bisa membuka salon sendiri. "(Sebelum ikut pelatihan) saya ibu rumah tangga. Niatnya mau buka sendiri di rumah, katanya nanti dapat alat juga," sebutnya.
Sementara itu, warga Kampung Paten Jurang, Kelurahan Rejowinangun Selatan Ismaryo mengaku senang dengan adanya layanan cukur gratis ini. Selain tidak mengeluarkan uang, hasil cukurannya dinilai bagus. "Tadi mau belanja, terus nggak sengaja ada pengumuman tentang cukur gratis, ya, saya ikutan antre," paparnya. (aya)