MUNGKID - Kebakaran melanda sebuah warung soto di Jalan Pemuda, Muntilan pada Senin malam (21/4). Tepatnya di Dusun Tegal Slerem, Sedayu. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Tapi, bagian dalam bangunan ludes terbakar, seperti meja dan kursi.
Komandan Regu 3, UPT Penanggulangan Kebakaran Kabupaten Magelang Yusaf menyebut, timnya mendapat laporan kebakaran di Jalan Pemuda, Muntilan sekitar pukul 18.03. Dia bersama petugas lain segera menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
Dia mengatakan, ada lima mobil pemadam kebakaran (damkar) yang diterjunkan untuk memadamkan api tersebut. "Ini kebakaran warung soto. Kami dari mako induk (menerjunkan) lima mobil damkar, satu lagi sama ambulans," sebutnya.
Personel damkar membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk memadamkannya. Selama proses pemadaman, kata dia, kendala yang dihadapi adalah terkait jalur. Sehingga perlu ada rekayasa arus lalu lintas, mengingat hanya satu jalur kendaraan.
Yusaf menuturkan, api tersebut melalap seluruh bangunan warung soto. Saat disinggung soal penyebab kebakaran, kata dia, masih dalam penyelidikan. "Untuk bangunan soto ini habis. Dugaan sementara masih dalam penyelidikan," lontarnya.
Sementara itu, Kapolsek Muntilan AKP Abdul Muthohir menambahkan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.00. Kebakaran tersebut menghanguskan warung milik Crisnawati, 54. "Saat itu, ada warga yang melintas di Jalan Pemuda dan melihat kepulan asap di atap warung soto tersebut," katanya.
Dia melanjutkan, sejumlah warga pun berusaha memadamkan api dengan air seadanya. Di saat bersamaan, ada warga yang menguhubungi petugas damkar. Beruntung, api berhasil dipadamkan bersama warga sekitar pukul 19.00.
Muthohir menyebut, kerugian ditaksir mencapai Rp 20 juta. Kebakaran tersebut diduga akibat korsleting listrik bagian atap. Beruntung, api tidak merembet ke pemukiman warga karena berhasil dipadamkan. "Barang yang terbakar meja kursi dan peralatan dapur serta atap warung terbuat dari kayu," sebutnya. (aya)
Editor : Heru Pratomo