KEBUMEN - Perjalanan panjang Geopark Kebumen masuk dalam bagian dari Unesco Global Geopark (UGG) akhirnya teruwujud. Kabar baik ini diterima setelah ada keputusan resmi Sidang Dewan Eksekutif Unesco ke 221 di Paris, Perancis pada 2-17 April 2025.
Hasil sidang tersebut menyatakan Geopark Kebumen resmi berstatus UGG. Dalam sidang ini 58 negara anggota Dewan Eksekutif Unesco sepakat dan menyetujui 16 nominasi geopark dari 11 negara menyandang status UGG. "Soft copy paling besok (hari ini) diterima. Kalau fisik piagam diterimakan di Cili. Perkiraan sekitar September 2025," ungkap General Manajer Geopark Kebumen Sigit Tri Prabowo, Kamis (17/4).
Sigit menyatakan, penyematan status Geopark Kebumen dari nasional menuju UGG memang menjadi mimpi besar selama ini. Kendati begitu, status ini adalah amanah yang memiliki konsekuensi serta tanggungjawab yang tidak mudah. Butuh komitmen bersama agar kebermanfaatan geopark di Kebumen dapat jauh lebih optimal.
Ke depan, kata dia, pengelolaan Geopark Kebumen akan lebih intensif membangun kerjasama dengan mitra di tingkat regional, nasional hingga internasional. Menurut dia, status UGG bukan tujuan. “Ini panduan bersama dalam mewujudkan geopark bermanfaat bagi kesejahteraan dan pembangunan daerah," jelas Sigit.
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kebumen Taufik Hidayat menyatakan, bersyukur atas penyematan status Geopark Kebumen dari nasional ke Unesco. Dia mengajak agar seluruh elemen menyamakan persepsi agar keberadaan geopark dapat memberikan dampak positif, terutama untuk sektor pariwisata di Kebumen.
Menurutnya, status geopark berskala internasional memuat pesan kepada seluruh pihak terkait untuk meneguhkan kembali komitmen pengembangan Geopark Kebumen secara berkelanjutan serta berwawasan universal. Tak lupa, dia juga mengingatkan pentingnya ajang promosi agar Geopark Kebumen semakin dikenal masyarakat dunia. "Bukan persoalan mudah ya, karena mata dunia akan tertuju ke Kebumen. Saya pikir harus lebih serius dan tertata lagi," ujarnya. (fid/pra)
Editor : Herpri Kartun