MUNGKID - PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko menyediakan sekitar 700 tiket festival lampion Waisak. Tiket tersebut dijual Rp 850 ribu dan Rp 1 juta melalui website ticket.injourneydestination.id pada Rabu (16/4). Masing-masing tiket akan mendapatkan fasilitas berbeda.
Marketing and Sales Group Head PT TWC Yusuf Eko Nugroho mengutarakan, tiket yang dijual berkolaborasi dengan Majelis Agama Buddha Mahanikaya Indonesia (MBMI). "Kami ingin memberikan pengalaman yang lebih mendalam di festival lampion tahun ini," bebernya saat ditemui, Selasa (15/4).
Baca Juga: Bupati Kulon Progo Janji Kembangkan 17 Pemulia Benih Padi, Dispertapa Beberkan Tantangannya
Dia mengatakan, masyarakat yang memesan tiket festival lampion melalui PT TWC akan mendapatkan sejumlah fasilitas. "Jadi, paket yang kami jual ada dua. Pertama, lampion saja dan kedua ada mindful walking serta pradaksina," sebutnya.
Yusuf merinci, ada dua paket yang ditawarkan dengan jumlah 700 tiket. Pertama, paket lantern night festival seharga Rp 850 ribu sebanyak 500 tiket. Paket itu meliputi lampion, tiket masuk Candi Borobudur, kaus Waisak eksklusif, totebag, dan senter mini.
Adapun paket kedua, yakni lantern night & meditation dibanderol dengan harga Rp 1 juta sebanyak 200 tiket. Masyarakat bisa mendapatkan sama halnya dengan paket pertama, namun ada tambahan berupa pradaksina pada 13 Mei 2025.
Baca Juga: Didemo Warganya Diduga Selewengkan Dana Desa, Lurah Seloharjo Bantul: Buktikan Saja!
Yusuf menuturkan, melalui paket tersebut, masyarakat dapat menikmati momen penerbangan lampion dengan lebih sakral dan mendalam. Selain itu, TWC akan menyediakan akses masuk khusus menuju lokasi festival lampion.
Untuk alur masuknya, kata dia, masih terus digodok. Rencananya, masyarakat yang membeli tiket melalui TWC akan masuk lewat pintu tujuh. Berbeda dengan peserta lain yang masuk lewat Kampung Seni Borobudur. "Sebetulnya bukan persoalan akses masuk, tapi parkirnya," katanya.
Dia menambahkan, TWC masih mencari alternatif lokasi parkir untuk menampung mereka. "Kalau yang dijual MBMI, kan, hanya lampion dan tiket masuk saja. Kalau InJourney lebih ke premium package. Nanti akan kami pikirkan soal parkir pengunjung," imbuh dia.
Saat disinggung soal tiket menonton festival lampion, Yusuf bilang, masih perlu menyiapkan segala sesuatunya. Termasuk ketersediaan lokasi yang terbatas. Sebab, TWC juga tidak ingin mengganggu kesakralan perayaan Tri Suci Waisak.
Namun, kata dia, TWC akan tetap berusaha memberikan kesempatan kepada masyarakat yang ingin menonton lampion. "Harapan kita tetap ada. Sesegera mungkin setelah kalkulasi, kita akan publish untuk tiket nonton saja ada berapa di malam festival lampion," lontarnya. (aya)
Editor : Heru Pratomo