Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bupati Kebumen Lilis Nuryani Komitmen Beri Aksesibilitas bagi Penyandang Disabilitas

Muhammad Hafied • Jumat, 11 April 2025 | 04:20 WIB
PEDULI DISABILITAS : Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyapa kalangan penyandang disabilitas. Ia menyatakan komitmen akan mendorong bangunan pemerintah maupun swasta ramah disabilitas.
PEDULI DISABILITAS : Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyapa kalangan penyandang disabilitas. Ia menyatakan komitmen akan mendorong bangunan pemerintah maupun swasta ramah disabilitas.

KEBUMEN - Bupati Kebumen Lilis Nuryani langsung merespons keluhan Nahar Pamuji, 45, penyandang disabilitas asal Desa Plumbon, Kecamatan Karangsambung. Lilis menyatakan keseriusan untuk memberikan hak yang sama bagi penyandang disabilitas.

Salah satu bentuk komitmennya, Lilis akan menambah akses khusus bagi penyandang disabilitas di kompleks rumah dinas bupati. Yakni berupa penambahan tangga atau lift ramah disabilitas. Hal ini dilakukan guna memberikan kemudahan bagi kaum difabel. "Kemarin sedang di-review design, sudah kami tambah dengan tangga atau lift untuk disabilitas," ungkap Lilis, Kamis (10/4).

 Baca Juga: Kaesang Pangap Minat Investasi di Kebumen Bakal Jajaki Sektor Pariwisata, Lirik Kawasan Pantai Selatan

Tak hanya itu, Lilis juga bakal mengeluarkan perintah melalui surat resmi. Intinya agar bangunan publik baik milik pemerintah maupun swasta dapat dilengkapi fasilitas khusus ramah disabilitas. "Akan kami keluarkan SE atau perbup agar menyediakan tangga atau jalur untuk disabilitas," bebernya.

Sebelumnya, Nahar mengeluhkan masih banyak fasilitas publik di Kebumen tidak ramah disabilitas. Nahar juga sempat membuat surat terbuka untuk bupati dan wakil bupati terkait harapan adanya aksesibilitas di ruang publik bagi penyandang disabilitas. "Permintaan saya bisa dikatakan kecil dan sederhana. Tapi sangat penting menurut kami kaum disabilitas dan lansia," ujarnya.

 Baca Juga: Hujan Deras Sebabkan Puluhan Pohon Tumbang dan Genting Berterbangan di Sleman, Paling Banyak di Kapanewon Minggir

Nahar menyebut, salah satu bangunan yang kurang ramah disabilitas adalah sentra kuliner Kapal Mendoan di Alun-alun Pancasila. Dia tak habis pikir bangunan megah dengan biaya miliaran rupiah tersebut justru minim fasilitas disabilitas. Terutama pada bagian tangga yang dinilai tidak memenuhi fasilitas standar bagi disabilitas.

Kondisi tersebut, kata dia, bahkan juga menjalar ke kantor pemerintahan, bank, tempat perbelanjaan hingga hotel. Dia berharap pemerintah daerah dapat mendorong agar bangunan di Kebumen hadir tanpa diskriminatif bagi kalangan disabilitas. "Semua bagunan di Kebumen ada baiknya menyediakan tangga disabilitas," pungkasnya. (fid)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Desa Plumbon #lift #lansia #ramah disabilitas #Kecamatan Karangsambung #Bupati Kebumen Lilis Nuryani #ALUN-ALUN PANCASILA #fasilitas publik #keluhan #penyandang disabilitas #akses #Kapal Mendoan