KEBUMEN - Bupati Kebumen Lilis Nuryani mencanangkan Kawasan Agrowisata Kebumen (Karomen) di Kecamatan Mirit pada Senin (7/4). Kawasan tersebut berada di Desa Lembupurwo dengan luas area sekitar 5,1 hektare.
Lilis menyampaikan, kawasan agrowisata ini bakal dibangun dengan mengusung konsep pengembangan berbasis potensi wilayah. Dalam hal ini sektor pertanian dan kelautan melalui pendekatan edukasi serta budidaya.
"Agrowisata ini sangat bagus dikembangkan karena Kebumen selain melimpah hasil kekayaan laut, juga kaya akan sumber pertanian," ujarnya.
Ia menjelaskan, kawasan agrowisata tersebut terbagi menjadi dua zona. Zona satu memiliki luas 5,1 hektare. Zona ini akan dibangun berbagai fasilitas seperti rest area, tempat makan, sentra gelar produk UMKM, musala dan perlengkapan lain.
Sedangkan zona dua memiliki luas sekitar 47 hektar. Zona ini akan difokuskan untuk sektor pertanian dengan berbagai jenis tanaman. Meliputi tanaman buah kelengkeng, jambu kristal, semangka, belimbing.
Termasuk tanaman cabai dan bunga. "Para pengunjung bisa menikmati kesegaran buah alami sambil memetik sendiri," ucapnya.
Sektor pertanian, kata dia, memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah. Karena itu pemerintah daerah melihat kondisi ini sebagai peluang untuk dikembangkan agar lebih optimal.
Ia yakin agrowisata yang digagas dapat menjadi wahana baru bagi masyarakat. Dengan begitu diharapkan mampu menjadi gerbong penggerak baru ekonomi masyarakat, terutama di wilayah pesisir selatan.
Baca Juga: Dua Pembalap DIY Wakili Indonesia di Ajang Rookies Cup 2025, Alasannya karena Ini
"Saya kira di sepanjang jalur pantai selatan ini belum ada, Kebumen harus memulainya," terangnya.
Kepala Dinas Pertanuan dan Pangan Kebumen Teguh Yuliono menyampaikan, selain dikenal dengan keindahan wisata pantainya, wilayah pesisir selatan Kebumen juga memiliki potensi cukup besar di sektor pertanian.
Sejauh ini pemerintah daerah juga terus memberikan perhatian dan dorongan kepada petani di wilayah pesisir untuk mewujudkan program ketahanan dan swasembada pangan.
"Desa Lembupurwo punya potensi pertanian bagus, utamanya di bidang holtikultura. Patut dipilih sebagai kawasan agrowisata," ucap Teguh. (fid/pra)
Editor : Heru Pratomo