PURWOREJO - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 5 Purwokerto mencatat ada 10.899 penumpang yang berangkat dari Stasiun Kutoarjo selama periode angkutan lebaran 2025. Jumlah tersebut berada di urutan kedua terbanyak setelah Stasiun Purwokerto dengan total 38.493 penumpang.
Manager Humas Daop 5 Purwokerto, Krisbiyantoro menyampaikan, rekor penjualan tiket kereta api jarak jauh terbanyak terjadi pada 28 Maret 2025. Dalam satu hari tersebut tiket yang terjual mencapai 11 ribu tiket.
Angka ini merupakan capaian penjualan tiket tertinggi selama periode angkutan lebaran yang dimulai 21 Maret-11 April 2025. "Terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang menjadikan kereta api sebagai pilihan utama untuk mudik lebaran," jelasnya, Jumat (4/4).
Disebutkan, dari 10 stasiun di bawah kewenangan Daop 5 Purwokerto, Stasiun Purwokerto dan Stasiun Kutoarjo memberangkatkan lebih dari 10 ribu penumpang. Disusul Stasiun Kroya dengan 8.923 penumpang, Stasiun Kebumen 5.163 penumpang. Sedangkan Stasiun Gombong sebanyak 3.858 penumpang dan Stasiun Cilacap 3.141 penumpang.
Krisbiyantoro menjelaskan, selama periode arus mudik dan balik lebaran, PT KAI mengoperasikan 21 perjalanan kereta api. Adapun kapasitas yang tersedia total mencapai 260.832 tempat duduk. Selain itu, tersedia pula delapan perjalanan tambahan guna mengakomodasi terkadinya lonjakan penumpang.
Lebih lanjut, guna meningkatkan layanan terhadap pelanggan, PT KAI juga memberlakukan inovasi terbaru, yakni berupa deteksi wajah atau face recognition di Stasiun Kutoarjo dan Stasiun Purwokerto.
Fasilitas layanan ini memungkinkan penumpang melakukan boarding lebih cepat dan praktis, tanpa perlu menunjukkan tiket cetak maupun kartu identitas kependudukan.
Mantan Manager Humas PT KAI Daop 6 Jogja itu mengatakan, layanan deteksi wajah di stasiun merupakan terobosan untuk meningkatkan efisiensi waktu dan kenyamanan perjalanan.
Terutama pada saat periode angkutan lebaran yang terjadi lonjakan penumpang. "Dengan teknologi ini, pelanggan cukup melakukan pendaftaran wajah sekali saja, kemudian dapat langsung masuk ke peron," terangnya. (fid)
Editor : Heru Pratomo