MAGELANG - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Magelang menyiagakan petugas kebersihan serta armada pengangkut sampah selama masa libur Lebaran 2025. Upaya itu dilakukan untuk mengatisipasi peningkatan volume sampah pada momentum tersebut. Nantinya, petugas kebersihan akan bekerja dengan sistem sif.
Kepala UPT Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Banyuurip Dede Panca Permana mengatakan, TPSA Banyuurip menerima sampah 69 hingga 71 ton per hari. Sampah itu didominasi dari rumah tangga. Selain dari Kota Magelang, sampah yang masuk juga berasal dari wilayah sekitar TPSA Banyuurip. "Kalau Lebaran, (kenaikan) tidak banyak. Justru yang banyak itu akhir tahun," katanya, kemarin.
Biasanya, volume sampah yang masuk ke TPSA Banyuurip saat Lebaran, tidak ada kenaikan signifikan. Sebab banyak rumah atau indekos yang ditinggalkan karena mudik ke kampung halaman. "Nanti digilir (petugas yang masuk), tapi untuk operasional alat berat, tetap masuk terus," ujarnya.
Dia menyebut, tidak ada persiapan khusus untuk menghadapi libur Lebaran. Hanya saja, lanjut dia, pelayanan tersebut dibuka dengan sistem sif atau bergilir. "Di sela cuti Lebaran, teman-teman yang di lapangan (petugas kebersihan) akan tetap aktif masuk. Mereka standby 24 jam," kata Dede, beberapa waktu lalu.
Baca Juga: PDAM Kebumen Jamin Ketersediaan Air Jelang Lebaran, PAL Akan Bekerja 24 Jam Nonstop
Sebab, Dede memastikan, selama libur Lebaran, akan ada pengiriman sampah ke TPSA di malam hari. Selain itu, TPSA juga menyiagakan alat berat untuk mengatur agar tidak terjadi penumpukan di gunungan sampah. Namun, dia juga tetap memberikan waktu kepada pekerja untuk bisa merayakan Idulfitri dengan keluarga.
Sementara itu, Kepala DLH Kota Magelang M Yunus menyebut, bakal menyiagakan armada pengangkut sampah dan petugas kebersihan selama libur Lebaran. "Sistemnya bergilir. Jadi, ada piket dan mereka akan bertugas untuk menjaga kebersihan di Kota Magelang," ungkapnya. (aya/pra)