MUNGKID - Destinasi wisata Negeri Kahyangan mulai berbenah untuk menyambut wisatawan selama libur Lebaran 2025. Mulai dari penambahan area parkir, penampilan sendratari, hingga penampilan kesenian lokal.
Pengelola Negeri Kahyangan Supri mengaku siap menerima kunjungan wisatawan selama masa libur Lebaran mendatang. Terlebih, libur Lebaran menjadi momentum untuk menggaet lebih banyak wisatawan.
Untuk itu, dia telah menyiapkan sejumlah kegiatan di Negeri Kahyangan. Utamanya penampilan kesenian lokal dan sendratari. "Nanti ada peluncuran sendratari, yang mengisahkan tujuh bidadari kahyangan, cakil, anoman, dan pangeran membangun kahyangan," ujarnya, Jumat (28/3).
Baca Juga: Mengenal Muhammad Irhas Noor, Mahasiswa UNY yang Juga Santri, Takmir Masjid hingga Relawan Disabilitas
Sendratari tersebut, kata dia, dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Dia menyebut, sendratari itu akan ditampilkan mulai 2 April 2025 pukul 15.00, tergantung cuaca. Karena nantinya, penampilan sendratari tersebut bakal digelar di amfiteater.
Supri mengatakan, sendratari itu akan diperankan oleh anak-anak di sekitar Negeri Kahyangan. Selain itu, pengelola juga bakal menampilkan kesenian tradisional dari komunitas seni. Terlebih, Kecamatan Sawangan memiliki lebih dari 52 komunitas seni yang siap unjuk gigi.
Sendratari tersebut, kata dia, dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Dia menyebut, sendratari itu akan ditampilkan mulai 2 April 2025 pukul 15.00, tergantung cuaca. Karena nantinya, penampilan sendratari tersebut bakal digelar di amfiteater.
Supri mengatakan, sendratari itu akan diperankan oleh anak-anak di sekitar Negeri Kahyangan. Selain itu, pengelola juga bakal menampilkan kesenian tradisional dari komunitas seni. Terlebih, Kecamatan Sawangan memiliki lebih dari 52 komunitas seni yang siap unjuk gigi.
Baca Juga: Diguyur Hujan Hampir Seharian, Banjir dan Tanah Longsor Landa Kapanewon Imogiri Bantul
Tarian yang akan ditampilkan seperti topeng ireng, gedruk, soreng, jathilan, dan lain-lain. Dengan adanya kesenian tradisional dan sendratari tersebut, harapannya dapat mengangkat kearifan lokal di sekitar Negeri Kahyangan. Sekaligus menjadi daya tarik bagi wisatawan.
Selama masa libur Lebaran, kata dia, ada kenaikan harga tiket masuk (HTM) ke Negeri Kahyangan. Dari yang semula Rp 25 ribu per orang, menjadi Rp 30 ribu per orang selama 2-7 April 2025. "Ada kenaikan Rp 5 ribu, tapi kami suguhi dengan berbagai tarian," bebernya.
Tarian yang akan ditampilkan seperti topeng ireng, gedruk, soreng, jathilan, dan lain-lain. Dengan adanya kesenian tradisional dan sendratari tersebut, harapannya dapat mengangkat kearifan lokal di sekitar Negeri Kahyangan. Sekaligus menjadi daya tarik bagi wisatawan.
Selama masa libur Lebaran, kata dia, ada kenaikan harga tiket masuk (HTM) ke Negeri Kahyangan. Dari yang semula Rp 25 ribu per orang, menjadi Rp 30 ribu per orang selama 2-7 April 2025. "Ada kenaikan Rp 5 ribu, tapi kami suguhi dengan berbagai tarian," bebernya.
Baca Juga: Puncak Arus Mudik di Jateng Diperkirakan Terjadi Sabtu Pagi, Ahmad Lutfi Minta Pemudik Hati-Hati
Dia menegaskan, kenaikan tarif itu hanya berlaku untuk HTM. Sedangkan tarif parkir dan masih sama seperti hari biasa. Untuk kendaraan roda dua Rp 2 ribu, mobil Rp 5 ribu, dan mobil elf Rp 10 ribu. "Kami juga ada paket wisata jip dengan tarif yang berbeda sesuai jenis tripnya," sebutnya. (aya)
Dia menegaskan, kenaikan tarif itu hanya berlaku untuk HTM. Sedangkan tarif parkir dan masih sama seperti hari biasa. Untuk kendaraan roda dua Rp 2 ribu, mobil Rp 5 ribu, dan mobil elf Rp 10 ribu. "Kami juga ada paket wisata jip dengan tarif yang berbeda sesuai jenis tripnya," sebutnya. (aya)