Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pemkab Kebumen Adakan Mudik Gratis Khusus untuk Pekerja Sektor Informal, Ada Lima Bus Diberangkatkan dari Jakarta

Muhammad Hafied • Selasa, 25 Maret 2025 | 04:50 WIB
Kasi Angkutan Disperkimhub Kebumen Solikhin
Kasi Angkutan Disperkimhub Kebumen Solikhin

KEBUMEN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen kembali menyelenggarakan program mudik gratis bagi warganya di perantauan. Dalam progam tersebut pemkab menyediakan tiga armada bus untuk mengangkut para pemudik di wilayah Jakarta dan sekitar untuk kembali ke kampung halaman.

Kasi Angkutan Disperkimhub Kebumen Solikhin mengatakan, penyediaan angkutan gratis memang menjadi agenda rutin pemkab dalam menghadapi musim mudik Lebaran. Program ini ditujukkan untuk mengurangi beban pengeluaran bagi warga Kebumen di tanah rantau.

Dari mudik gratis ini juga diharapkan dapat mengurangi angka kemacetan selama arus mudik dan balik Lebaran. "Sekarang kami sedang persiapan. Tinggal tunggu keberangkatan," jelasnya Senin (24/3).

 Baca Juga: Disnakertrans Bantul Terima Enam Aduan soal THR, Kini dalam Proses Penanganan

Solikhin menjelaskan, program mudik gratis tidak diperuntukkan bagi ASN, TNI, dan Polri. Kriteria pemudik merupakan pekerja di sektor informal. Seperti kuli bangunan, pekerja harian lepas, asisten rumah tangga, buruh pabrik, hingga pedagang kaki lima. Mereka diperbolehkan mengikuti mudik gratis dengan ketentuan maksimal empat orang dalam satu kepala keluarga.

Lebih lanjut, antusias warga Kebumen untuk mengikuti mudik gratis dari pemerintah terbilang cukup tinggi. Terbukti hanya dua hari pendaftaran langsung terisi penuh oleh calon peserta mudik. "Semua free. Tidak ada tarikan apapun. Malah ada takjil gratis," katanya.

Solikhin mengatakan, selain tiga unit bus, Pemkab Kebumen juga mendapat bantuan armada dari BUMD perbankan dan Baznas masing-masing satu unit bus. Sehingga total angkutan mudik gratis yang tersedia sebanyak lima bus. "Satu bus kapasitas 48 orang, jadi keseluruhan ada 240 penumpang. Semua gratis tanpa biaya," katanya.

Rencananya, angkutan mudik gratis akan diberangkatkan pada 26 Maret pagi. Adapun titik kumpul berada halaman Masjid At-tin TMII, Jakarta. Kedatangan para pemudik ini juga akan disambut langsung oleh Bupati Kebumen di Pendopo Kabumian. "Pelepasan dari sana rencana gubernur Jawa Tengah. Soalnya kegiatan ini bareng dengan kabupaten lain," kata Solikhin.

Sementara itu, pengurus paguyuban warga Kebumen di perantuan Mujiyanto mengapresiasi pemerintah daerah yang bersedia memfasilitasi mudik gratis. Program ini cukup dirasakan manfaatnya bagi warga perantauan agar bisa berkumpul bersama keluarga di hari lebaran.

Program mudik gratis juga dinilai dapat menghemat biaya ketika pulang ke kampung halaman. "Yang tadinya beli tiket satu orang Rp 400 ribu, bisa dialihkan buat kebutuhan lain. Semoga setiap tahun ada program dan lebih banyak armadanya," ungkapnya. (fid/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#pekerja harian lepas #warga #kebumen #Pedagang Kaki Lima #Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen #mudik gratis #pekerja #buruh pabrik #kuli bangunan #Asisten Rumah Tangga #sektor informal #program #jakarta #tmii