MAGELANG - Puluhan sopir dan kru bus menjalani pemeriksaan kesehatan di Terminal Tipe A Tidar Kota Magelang.
Kegiatan itu rutin dilakukan menjelang momentum Lebaran 2025.
Dengan memeriksa tensi, gula darah, hingga cek urine. Sehingga mereka benar-benar dalam kondisi prima untuk melayani penumpang dengan baik.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Magelang Istikomah menjelaskan, setiap menjelang Lebaran, dinkes rutin melakukan pemeriksaan kesehatan di terminal dan depo bus.
Terutama bagi sopir dan kru bus.
"Harapannya ada upaya pencegahan dan pengendalian penyakit sehingga bisa mendukung keamanan serta keselamatan pemudik," ujarnya, Senin (24/3/2025).
Kegiatan tersebut bekerja sama dengan dinas perhubungan (dishub), Terminal Tidar, dinkes, beberapa tenaga medis puskesmas, dan BNNK Magelang.
Dengan sasaran 80 sopir maupun kru bus.
Mereka mendapatkan sejumlah pemeriksaan, seperti tensi, gula darah, potensi penyakit tidak menular, kolesterol, serta cek urine.
Ketika ada sopir atau kru bus yang memiliki tensi tinggi atau penyakit lainnya, dinkes akan memberikan edukasi.
Juga menyarankan agar mereka mendapat pengobatan medis di fasilitas kesehatan (faskes) terdekat.
"Kami ada pemeriksaan faktor risiko penyakit, indeks masa tubuh, hingga tes urine untuk mencegah potensi psikotropika," bebernya.
Setelah dilakukan pemeriksaan, lanjut Istikomah, mereka akan mendapatkan buku berupa catatan kesehatan. Mengingat faktor risiko kesehatannya cukup banyak.
Catatan tersebut dapat digunakan apabila sopir maupun kru bus tengah dalam perjalanan dan merasa tidak enak badan, bisa melakukan pemeriksaan di faskes terdekat.
Setiap pengemudi, kata dia, harus lebih peduli terhadap kesehatannya.
Termasuk melakukan pemeriksaan lanjutan sebelum peak season.
Menurutnya, seorang pengemudi memiliki tanggung jawab yang besar terhadap keselamatan penumpang.
Sehingga asupan makanannya juga harus bergizi, meminum air putih yang cukup, dan istirahat terpenuhi.
Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Tidar Magelang Aris Mujiono menuturkan, pemeriksaan kesehatan bagi kru bus itu dinilai penting.
Sebab, mereka harus dalam kondisi yang prima untuk membawa dan melayani penumpang pada masa libur Lebaran.
"Kami akan memastikan semua sopir dan kru bus siap, baik secara fisik maupun nonfisik," katanya. (aya)
Editor : Iwa Ikhwanudin