MUNGKID - Ribuan warga dari berbagai daerah menyerbu kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Magelang.
Mereka rela berdesak-desakan demi bisa mendapatkan satu paket sembako yang dijual dengan harga Rp 10 ribu.
Dengan harga tersebut, warga mendapat satu kantong plastik berisi beras, minyak goreng, gula, dan tepung.
Kepala Kejari Kabupaten Magelang Zein Yusri Munggaran mengutarakan, kejaksaan bekerja sama dengan dinas perdagangan, koperasi, dan UKM (Disdagkop UKM) untuk menggelar pasar tebus murah.
Kejari ingin turut serta dalam meringankan beban warga.
"Serta dalam rangka penjabaran program pemerintah pusat, yaitu pengendalian inflasi daerah," bebernya, Jumat (21/3/2025).
Dia menyebut, ada 2.000 paket sembako yang dijual dengan harga terjangkau, yakni Rp 10 ribu.
Masing-masing paket berisi satu kilogram (kg) tepung terigu, gula satu kg, beras dua kg, dan minyak goreng 800 mililiter (ml).
Adapun sasarannya adalah warga sekitar kantor kejaksaan dan Kabupaten Magelang pada umumnya.
Dia berharap, kegiatan semacam ini bisa diselenggarakan saban tahun sebagai bentuk kontribusi nyata dan positif dari kejaksaan.
Dengan begitu, kata dia, kejaksaan bisa membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan perekonomian dan menyejahterakan warganya.
"Semoga dapat bermanfaat bagi warga," lontarnya.
Sementara itu, warga Deyangan, Mertoyudan Endang Setyaningsih mengaku senang karena bisa membeli satu paket sembako dengan harga yang ekonomis, yakni Rp 10 ribu.
Itu terbukti dari raut semringah yang terpancar dari wajahnya usai mendapat sembako tersebut.
"Kami senang karena sangat membantu," akunya.
Dia mendapat informasi adanya pasar tebus murah ini dari tetangganya.
Namun, dia sempat was-was dan takut jika tidak mendapat sembako tersebut.
"Ngasih tahunya sudah siang. Kami suk-sukan (desak-desakan, Red) di gerbang. Alhamdulillah dapat. Isinya beras, tepung, minyak, dan gula. (Harga Rp 10 ribu) murah banget," sambungnya. (aya)
Editor : Iwa Ikhwanudin