MAGELANG - Harga cabai di sejumlah pasar tradisional Kota Magelang mengalami lonjakan signifikan. Untuk cabai rawit setan mencapai Rp 100 ribu per kilogram (kg), dari yang semula Rp 95 ribu per kg. Selain faktor cuaca, kenaikan harga cabai itu kerap terjadi menjelang Lebaran karena permintaan yang meningkat.
Pedagang sayur di Pasar Rejowinangun Muhammad Fahrul mengutarakan, kenaikan harga cabai, terutama cabai setan sudah dirasakan sejak memasuki minggu ketiga Ramadan. "Sekarang cabai rawit setan Rp 100 ribu per kg. Kalau minggu kedua kemarin, harganya masih Rp 95 ribu per kg," ujarnya saat ditemui, Kamis (20/3/2025).
Tidak hanya cabai rawit setan, harga cabai keriting merah juga melonjak naik. Dari yang semula Rp 45 ribu, kini naik menjadi Rp 60 ribu per kg. Sementara cabai keriting hijau masih stabil di harga Rp 30 ribu per kg. Meski ada kenaikan harga, Fahrul tetap menyediakan sekitar 15 kg cabai per jenisnya seperti sebelumnya.
Kendati harganya melambung tinggi, namun warga tetap membeli cabai. Karena cabai menajdi salah satu komoditas yang kerap buru. Hanya saja, banyak dari mereka yang mengurangi volume pembelian. "Harga cabai itu tidak bisa diprediksi. Bisa saja, hari ini Rp 100 ribu per kg, besok sudah naik atau bahkan turun lagi," lontarnya.
Warga Magelang Tengah Nova menuturkan, meski harga cabai setan mengalami kenaikan, tapi dia tetap membelinya. Sebab cabai menjadi salah satu kebutuhan pokok bagi keluarganya. "(Harga cabai) jadi mahal, ya. Tapi, saya tetap beli. Ini belinya satu ons saja, harganya Rp 5 ribu," sebutnya.
Analis Perdagangan Ahli Muda, Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Mikro (DPPKUM) Kota Magelang Budi Imam Hakim menuturkan, harga cabai rawit merah sejak minggu kedua hingga ketiga Ramadan ini terus mengalami kenaikan. Harganya tembus Rp 100 ribu kg. "Awal Ramadan sempat turun, tapi kemudian merangkak naik lagi menjelang Lebaran," katanya. (aya)
Editor : Iwa Ikhwanudin