Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

2.000 Bungkus Jemunak Ludes dalam Hitungan Menit, Tidak Digerebek tapi Dibagikan

Naila Nihayah • Senin, 17 Maret 2025 | 04:00 WIB

SEMARAK: Warga Desa Gunungpring dan sekitarnya berebut gunungan jemunak di halaman Masjid Al-Ikhlas Minggu (16/3) sore.
SEMARAK: Warga Desa Gunungpring dan sekitarnya berebut gunungan jemunak di halaman Masjid Al-Ikhlas Minggu (16/3) sore.



MUNGKID - Sedikitnya ada 2.000 bungkus jemunak yang dibagikan kepada warga Desa Gunungpring, Muntilan. Mereka rela menunggu di sepanjang jalan menuju Masjid Al-Ikhlas demi mendapatkan jemunak. Bahkan, ribuan bungkus tersebut ludes dalam kurun waktu 10 menit.


Kirab tersebut dimulai sekitar pukul 16.15 dari makam Ki Jogo Rekso menuju halaman Masjid Al-Ikhlas sejauh 500 meter. Kirab dimeriahkan oleh peserta dari berbagai elemen. Ada dua gunungan jemunak sebanyak 2.000 bungkus. Ditambah drumband, satu gunungan palawija, serta pentas liong dan barongsai.

Diketahui, jemunak merupakan penganan yang hanya ada saat Ramadan. Jemunak berbahan dasar singkong dan beras ketan. Lalu, ada tambahan gula merah cair dan parutan kelapa. Sehingga memiliki tekstur kenyal dan manis gurih. Kemudian, dibungkus dengan daun pisang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Magelang Slamet Achmad Husein mengapresiasi warga Gunungpring yang telah menginisiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi satu upaya dalam pemajuan objek kebudayaan.

Editor : Sevtia Eka Novarita
#warga #kirab #Kabupaten Magelang #Jemunak #Desa Gunungpring #gunungan #Ki Jogo Rekso #Bungkus #ramadan #dinas pendidikan dan kebudayaan #makanan tradisional #singkong #muntilan