KEBUMEN - Komunitas Kaligrafi (Kufi) Kebumen resmi menggelar pameran tunggal di gedung Badan Pengelola (BP) Geopark Kebumen.
Dalam ajang tersebut sebanyak 70 karya seni kaligrafi dipamerkan selama sembilan hari, mulai 8-16 Maret 2025.
Pameran kaligrafi perdana di Kebumen ini dibuka untuk umum tanpa pungutan biaya alias gratis.
Dalam pameran tersebut menampilkan berbagai kaligrafi jenis kontemporer hingga klasik.
Kegiatan yang berlangsung di bulan Ramadan ini mengusung tema 'Hubungan Kepada Tuhan, Manusia Dan Alam'.
"Kenapa pameran sekarang, ada makna bahwa Alquran diturunkan saat Ramadan. Nah, kaligrafi ini bagian dari keindahan quran," ucap Ketua Kufi Kebumen Kusni Waluyo, Senin (10/3/2025).
Dalam pemeran itu menampilkan hasil karya dari 20 seniman kaligrafi lokal.
Masing-masing berkesempatan unjuk kreatifitas dengan mengandalkan berbagai media, seperti kertas, kanvas, kayu hingga anyaman pandan.
Pameran kaligrafi, kata Kusni, juga menjadi bagian membumikan Alquran melalui karya seni rupa.
Dari pameran tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap seni kaligrafi.
Meski tergolong baru di Kebumen, pameran Kaligrafi ini akan terus lebih digiatkan dalam berbagai kesempatan.
"Di bulan istimewa ini, kami coba tidak hanya bertadarus, tapi juga berkesenian yang sumbernya juga dari Alquran," ujar Kusni.
Sementara itu, Wakil Bupati Kebumen Zaeni Miftah mengapresiasi pameran kaligrafi yang tergolong masih cukup awam di Kebumen.
Dia mendorong agar pelaku seni, utamanya seni kaligrafi tetap bekreasi sesuai bidang keahlian masing-masing.
Dari kaligrafi juga diharapkan dapat membawa pesan positif bagi masyarakat.
Dari kaligrafi, lanjut Zaeni, masyarakat dapat mengenal tradisi kesenian islam yang masih eksis sampai sekarang.
Dia meminta pameran tidak hanya berhenti kali ini, namun juga berlangsung secara berkala.
"Kaligrafi itu tidak mudah, karena harus menuangkan ide dan inovasi sesuai pakem. Ada nilai ilahi rabbi di dalamnya. Saya minta ini tetap eksis," jelasnya. (fid/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita