PURWOREJO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo memastikan akan mengupayakan seluruh proses pembangunan Hotel Ganesha. Dukungan melalui intervensi anggaran dilakukan agar keberadaan hotel pelat merah tersebut segera beroperasi. Dengan begitu diharapkan dapat membawa manfaat dari sisi pendapatan asli daerah.
Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi menyampaikan, pemerintah daerah tidak tinggal diam untuk memastikan proyek pembangunan hotel dapat rampung sepenuhnya.
Dia mengaku tak ingin melihat proyek bernilai puluhan miliar tersebut terbengkelai hanya gegara tidak mendapat dukungan anggaran. "Semua program saya kira penting. Tapi ini tentang mangkrak atau tidak mangkrak. Bukan mana yang lebih penting, mana yang tidak," ucapnya, Kamis (6/3).
Sekadar informasi, pembangunan proyek Hotel Ganesha berlangsung melalui skema multiyears atau tahun jamak. Adapun pembiayaan proyek ini mengandalkan anggaran APBD senilai sekitar Rp 55 miliar.
Pembangunan hotel dengan klasifikasi bintang tiga ini telah dilakukan secara bertahap, tepatnya pada 2022 dan 2023. Namun, prosesnya sempat terhenti di 2024 karena keterbatasan anggaran.
Dion menyatakan, pembangunan Hotel Ganesha sejatinya tidak masuk dalam visi besar kepemimpinan Yuli-Dion. Namun, kata Dion, pemerintah daerah hari ini merasa punya tanggung jawab moral untuk menyelesaikan proyek strategis tersebut dengan prinsip asas kebermanfaatan.
"Hotel ini harus diselamatkan. Jangan sampai mangkrak. Toh dalam pembahasan bersama DPRD sudah disepakati," ucap suami Ketua TP PKK Purworejo itu.
Menurut Dion, terlalu banyak anggaran yang terbuang sia-sia jika proyek tersebut dibiarkan mangkrak. Secara teori, kata dia, setiap bangunan gedung termasuk hotel akan mengalami penyusutan sekitar dua persen.
Apalagi bangunan gedung tersebut tidak berfungsi optimal, maka penyusutan diproyeksi akan lebih besar. Kondisi ini yang menurut Dion perlu menjadi perhatian bersama. "Sudah dialokasikan anggaran sekitar Rp 11 miliar. Target kami di tahun depan hotel beroperasi dan harus bisa menyumbang PAD," tandas Dion.
Ketua DPRD Purworejo Tunaryo menyambut baik komitmen pemerintah daerah yang berupaya menyelamatkan Hotel Ganesha dari potensi mangkrak. Dia sepakat hotel yang berlokasi di pusat kota Purworejo itu untuk segera beroperasi. Sebab anggaran pembangunan hotel yang telah disepakati nilainya tidak sedikit.
Tunaryo mengatakan, keberadaan Hotel Ganesha nantinya diharapkan tidak hanya membawa dampak positif terhadap peningkatan PAD. Tapi juga mempu membuka lapangan kerja serta menghidupkan ekonomi sekitar. "Memang perlu dilanjutkan pembangunannya. Karena kurang berapa persen lagi untuk bisa beroperasi," jelasnya. (fid/pra)
Editor : Heru Pratomo