KEBUMEN - Bupati Kebumen Lilis Nuryani memilih tetap tinggal di rumah pribadinya. Tepatnya di Kelurahan Gombong, Kecamatan Gombong. Ia belum bersedia menempati rumah dinas di Kompleks Pendopo Kabumian karena sekarang masih dalam proses renovasi.
Lilis sementara waktu akan berangkat dari Gombong menuju tempat kerja. Ia mengaku tak keberatan meski harus bolak-balik dari rumah tinggal ke pusat pemerintahan di Kebumen kota. "Iya, masih di Gombong. Rumah dinas kan belum jadi," jelasnya, Kamis (6/3).
Ia menyatakan, baginya bukan persoalan berarti meski pascapelantikan belum bisa menghuni rumah dinas. Lilis pun memastikan kondisi sementara waktu ini tidak menggangu kinerja serta ruang gerak sebagai seorang bupati. Ia tetap akan fokus bekerja melayani masyarakat. "Nantilah, coba di lihat nanti ya. Baiknya seperti apa," ucapnya.
Selain rumah dinas, Lilis juga mengaku tidak ada keinginan untuk pengadaan mobil dinas baru. Ia justru memilih anggaran daerah lebih diprioritaskan untuk program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. "Kami tahu Kebumen daerah termiskin, jadi tidak beli mobil dinas," terangnya.
Menurut Lilis, masih banyak tantangan yang harus dihadapi untuk Kebumen. Salah satunya persoalan menahun terkait kemiskinan. Oleh karena itu, pengadaan mobil dinas tidak masuk dalam skala prioritas.
Ia akan mengarahkan seluruh anggaran berorientasi terhadap kepentingan masyarakat. "Mobil dinas yang lama sudah cukup. Dari pada buat beli mobil, lebih baik untuk yang lain," ujarnya.
Wakil Bupati Kebumen Zaeni Miftah menambahkan, pola kepemimpinan saat ini lebih mengedepankan kepentingan yang memiliki urgensi terkait pembangunan daerah. Menyangkut fasilitas negara yang melekat, dia bersama Lilis tidak begitu mempersoalkan.
Terbukti, sudah beberapa kali dia berangkat kerja dengan mengayuh sepeda. "Saya pakai sepeda ontel. Bawa dari rumah. Tidak jadi soal," kata Zaeni. (fid/pra)
Editor : Heru Pratomo