KEBUMEN - Dinas Pertanian dan Pangan (Distapang) Kebumen menegaskan tak ada pungutan terkait proses pencairan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan). Semua bantuan diberikan tanpa dipungut biaya alias gratis.
Kepala Distapang Kebumen Teguh Yuliono meminta agar masyarakat tidak percaya begitu saja dengan oknum yang berniat mencari keuntungan pribadi terkait bantuan alsintan dari pemerintah.
Dia memastikan seluruh layanan terkait pencarian bantuan pertanian tidak dikenakan biaya. "Semua bantuan pemerintah pusat, provinsi dan daerah gratis. Jangan percaya orang yang minta-minta," ujarnya, Kamis (6/3).
Baca Juga: Pengalaman Arlyansyah Bersama PSIM Jogja Akan Dimanfaatkan Persija Jakarta
Teguh mengimbau, masyarakat yang tergabung dalam kelompok petani tidak memberikan imbalan materi dalam bentuk apapun kepada petugas. Dia juga berpesan untuk tidak mudah percaya kepada seseorang yang mengaku dari dinas atau instansi terkait.
"Tidak usah beri apapun. Karena menyalahi aturan. Kalau ini terjadi kan tidak baik," bebernya.
Dia menjelaskan, terkait teknis bantuan alsintan sudah diatur secara eksplisit. Dari sisi penyediaan, pembiayaan dan penyaluran alsintan menjadi tanggungjawab pemerintah.
Dia juga meminta jika ada oknum yang nekat meminta imbalan terkait bantuan untuk segera dilaporkan ke dinas terkait.
Laporan, kata Teguh, menjadi penting sebagai fungsi kontrol dan penindakan. Tak hanya itu pihaknya juga kerap menggelar sosialisasi guna mencegah terjadinya penyimpangan bantuan alsintan. "Kami tegaskan sekali lagi. Tidak ada jual beli bantuan alsintan," ucapnya.
Sementara itu, Pengurus Kelompok Tani Kelurahan Jatiluhur Sehat Mukiyono berharap bantuan alsintan dari pemerintah dapat merata. Dia juga meminta bantuan yang diberikan menyesuaikan kebutuhan kelompok.
Tujuannya tak lain untuk meningkatkan produktivitas di sektor pertanian. "Kalau bisa jangan traktor terus. Dalam bentuk lain, alat semprot atau mesin pengering padi," bebernya. (fid)
Editor : Heru Pratomo