MAGELANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang telah menyelesaikan tujuh pekerjaan strategis dan prioritas untuk program kegiatan 2024. Seperti pembangunan gedung kantor Kejaksaan Negeri Kota Magelang, Puskesmas Kerkopan, hingga pelebaran jalan menuju standar. Hasil pembangunan tersebut bisa langsung dimanfaatkan oleh masyarakat.
Sekretaris Daerah Kota Magelang Hamzah Kholifi mengatakan, pendapatan asli daerah (PAD) Kota Magelang 2024 sebesar Rp 349,050 miliar. Jumlah tersebut melebihi target yang ditetapkan, yakni Rp 329,858 miliar. Kenaikan tersebut, dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk program dan kegiatan pembangunan.
Baca Juga: Alasan Cuaca, Yusaku Yamadera Sudah Pasti Bertahan di PSIM Jogja untuk Musim Depan
"Yang mana anggarannya harus benar-benar menyentuh dan menyejahterakan masyarakat Kota Magelang," ujarnya di sela peresmian pembangunan di Puskesmas Kerkopan Rabu (5/3).
Pembangunan pertama, gedung kantor Kejaksaan Negeri Kota Magelang. Berupa pembuatan door loop dan penataan area parkir belakang gedung kantor kejaksaan. Kedua, pembangunan gedung Puskesmas Kerkopan. Pembangunan tersebut guna mendukung transformasi kesehatan. Satu di antaranya dengan meningkatkan infrastuktur hingga sarana prasarana.
Ketiga, pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) jaringan perpipaan mata air Sripunganten. Lokasinya berada di sisi sebelah barat Sungai Elo, Magelang Selatan. Mata airnya terdiri dari dua lokasi mata air yang berdekatan dan berjarak sekitar delapan meter. SPAM ini dibangun dengan kapasitas 35 liter per detik yang rencananya akan disalurkan ke Groundtank Gunung Tidar.
Selanjutnya, pembangunan gedung rawat inap enam lantai gedung EFG baru di RSUD Tidar Kota Magelang. Pembangunan itu nantinya akan bermuara pada tercapainya program layanan kesehatan bagi masyarakat Kota Magelang. Sehingga penyelenggaraan pelayanan kesehatan secara komprehensif dapat terpenuhi. Mulai dari promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif.
Baca Juga: Penyerapan Pupuk Subsidi Belum Maksimal, DP3 Sebut Ada Mekanisme Alokasi Ulang
Kemudian, peningkatan talut jalan di ruas Jalan Kalibening, tepatnya di Kelurahan Cacaban yang menghubungkan ruas Jalan Pangeran Diponegoro dengan ruas jalan kota lainnya. "Kegiatan ini didanai oleh DAU bidang pekerjaan umum 2024 dengan anggaran Rp 3,333 miliar," ujarnya.
Dia melanjutkan, pembangunan lain berupa peningkatan saluran drainase alun-alun barat sampai Jambon Wot. Sebab drainase tersebut mengalami sedimentasi dan kerusakan bangunan akibat daya rusak air. Terakhir, pelebaran jalan menuju standar atau pengadaan tanah pelebaran Jalan Rambutan untuk penghubung jembatan Rejosari.
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menyebut, pembangunan sejumlah infrastruktur ini bukan hanya capaian kinerja pemerintah saja. Melainkan juga hasil dari kerja sama seluruh pihak. "Harapan kami, hasil pembangunan ini bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat secara luas dan memberidampak positif," harapnya. (aya/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita