Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pemkab Purworejo Tak Akan Cawe-Cawe, Dion Agasi Setiabudi Serahkan Proses Hukum Proyek Mini Zoo Purworejo ke APH

Muhammad Hafied • Kamis, 6 Maret 2025 | 03:50 WIB

PORAK PORANDA: Kondisi bangunan Mini Zoo Purworejo hancur setelah terkena longsor pada pertengahan November 2023.
PORAK PORANDA: Kondisi bangunan Mini Zoo Purworejo hancur setelah terkena longsor pada pertengahan November 2023.
 

PURWOREJO - Proses penegakan hukum terkait mangkraknya bangunan Mini Zoo Purworejo senilai Rp 9,4 miliar terus bergulir. Aparat penegak hukum (APH) saat ini masih terus bergerak untuk mengusut tuntas proyek tersebut karena diduga terdapat peristiwa pelanggaran pidana.

Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi pun mengaku, menyerahkan sepenuhnya proses penegakan hukum terkait mini zoo kepada APH. Dalam hal ini Pemkab Purworejo akan mengambil langkah ketika nantinya sudah ada kejelasan dari seluruh rangkaian penegakan hukum. "Ya tentu kami hormati. Biarkan perkara ini berjalan," ucapnya Rabu (5/3).

Dion memastikan, pemkab tidak akan ikut cawe-cawe soal penanganan hukum. Sebab semua menjadi ranah aparat yang berwenang. Tugas pemkab, kata dia, yakni menentukan langkah terbaik setelah ada kekuatan hukum tetap. "Baru nanti diselesaikan setelah perkara ini ada keputusan atau kekuatan hukum," sebutnya.

Seperti diketahui, Kejaksaan Negeri (Kejari) Purworejo telah menaikkan status penyelidikan menjadi penyidikan dalam proyek Mini Zoo Purworejo. Tahap ini menjadi babak baru karena sejak 2024, tim Kejari telah melakukan serangkaian pengumpulan bukti yang relevan. Proyek miliaran ini menjadi sorotan APH karena sebelum resmi beroperasi sudah terdampak longsor.

Pun demikian, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga telah menyimpulkan bahwa sejumlah pekerjaan tidak sesuai spesifikasi kontrak. Hal ini berdasar audit dari hasil pemeriksaan dokumen terkait. BPK juga melayangkan rekomendasi, dinas terkait diminta membentuk tim ahli independen guna evaluasi kelayakan fungsi bangunan. Lalu rekomendasi ditujukan untuk menentukan pihak yang perlu bertanggungjawab atas kerusakan di Mini Zoo Purworejo yang beralamat di Kelurahan Keseneng, Kecamatan Purworejo.

Pantauan Radar Jogja di lokasi Mini Zoo Purworejo Rabu (5/3), tidak terlihat aktivitas terkait pembangunan maupun pemeliharaan. Hanya terdapat kelompok pekerja yang sedang mengebor.

Mereka bekerja untuk mengambil sampel tanah sebelum dilakukan uji laboratorium. Pengeboran ini dilakukan di tiga titik berbeda dalam satu area Mini Zoo Purworejo. "Saya cuma dapat perintah dari kejaksaan. Sudah mulai dari Sabtu," kata seorang pekerja yang tak ingin namanya dikorankan.

Sementara bagian struktur bangunan, juga tampak porak poranda akibat longsor. Baik lantai maupun anak tangga yang sudah dibangun juga hancur berantakan. Diketahui, lelang proyek multiyears atau tahun jamak ini dimenangkan kontraktor pelaksana CV SJV yang ditengarai dari Jogja. (fid/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#penegakan hukum #Aparat Penegak Hukum (APH) #Kejaksaan Negeri (Kejari) #Kelurahan Keseneng #proses #mangkrak #Mini Zoo Purworejo #proyek #Dion Agasi Setiabudi #badan pemeriksa keuangan (bpk) #APH #bangunan #wakil bupati purwakarta #audit #Kecamatan Purworejo #Purworejo