Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tiket Festival Lampion Waisak Sudah Bisa Dipesan, Harganya Dibanderol Rp 500 Ribu per Orang

Naila Nihayah • Rabu, 5 Maret 2025 | 16:10 WIB

 

DAYA TARIK: Ribuan umat Buddha maupun warga antusias mengikuti pelepasan lampion di Marga Utama, kompleks Candi Borobudur, 2024 lalu.
DAYA TARIK: Ribuan umat Buddha maupun warga antusias mengikuti pelepasan lampion di Marga Utama, kompleks Candi Borobudur, 2024 lalu.
 

MUNGKID - Pada 12 Mei 2025 mendatang, umat Buddha memperingati Tri Suci Waisak 2569 BE/2025. Perayaan tersebut bakal dilangsungkan di Candi Borobudur dengan berbagai rangkaian kegiatan. Salah satu kegiatan yang dinanti-nanti warga adalah festival lampion. Nantinya, bakal ada 2.569 lampion yang akan diterbangkan saat puncak perayaan Tri Suci Waisak.

Koordinator Festival Lampion Waisak Nasional 2569 BE/2025 Fatmawati menyebut, ada sebanyak 2.569 lampion yang akan menghiasi langit Borobudur pada 12 Mei 2025 mendatang. Warga bisa memesannya mulai Selasa (4/3) pukul 08.00 melalui loket.com. "Jumlah tersebut menyesuaikan dengan tahun Buddhist Era (BE) saat ini," ujarnya saat dihubungi Selasa (4/3).

Dia mengatakan, festival lampion yang bertajuk Light of Peace ini akan dilangsungkan di Lapangan Marga Utama dan Taman Lumbini, kompleks Candi Borobudur. Lampion yang akan diterbangkan ini didatangkan dari Thailand dan berbahan ramah lingkungan. Begitu terbang tinggi, lampion tersebut akan habis terbakar.

Untuk tiket, kata dia, dibanderol dengan harga Rp 500 ribu per orang. Tarif itu sudah termasuk tiket masuk ke Candi Borobudur. "Satu orang Rp 500 ribu itu donasi untuk mengikuti lampion," katanya.

Penerbangan lampion ini nantinya dibagi menjadi dua sesi. Untuk sesi pertama pukul 18.00-20.00. Dilanjutkan sesi kedua pukul 21.00-23.00. Namun, open gate sesi pertama dimulai pukul 16.30-17.30. Sedangkan open gate sesi kedua pukul 20.00-21.00. Nantinya, pengunjung wajib mengenakan baju berwarna putih dan sopan.

Dia melanjutkan, sebelum festival lampion dimulai, pengunjung juga bisa mengikuti berbagi kegiatan di malam Waisak dan menuliskan doanya. Perwakilan biksu akan mengawalinya dengan membaca paritta suci agama Buddha serta bermeditasi.

"Mereka semua berdoa dan menempelkan kertas doa di lampion sebelum diterbangkan," lontarnya. (aya/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#ramah lingkungan #festival lampion #Candi Borobudur #warga #biksu #umat #dibanderol #pengunjung #buddha #Buddhis Era (BE) #Tri Suci Waisak #harga #tarif #lampion