Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

SBY dan Jokowi Hadir, Megawati Absen, Pasukan Berkuda dan Ribuan Taruna Iringi Upacara Parade Senja di Akmil Magelang

Naila Nihayah • Jumat, 28 Februari 2025 | 05:05 WIB

 

 

 

CEK BARISAN: Presiden Prabowo Subianto berkeliling bersama perwakilan menteri untuk memeriksa barisan saat Parade Senja, Kamis petang (27/2/2025).
CEK BARISAN: Presiden Prabowo Subianto berkeliling bersama perwakilan menteri untuk memeriksa barisan saat Parade Senja, Kamis petang (27/2/2025).

MAGELANG - Pasukan berkuda dan ribuan taruna mengiringi upacara Parade Senja dan penurunan bendera Merah Putih di Lapangan Pancasila, kompleks Akmil Magelang, kemarin petang (27/2/2025).

Meski diwarnai hujan, upacara tersebut tetap berlangsung khidmat hingga selesai.

Upacara parade senja dan penurunan bendera Merah Putih diikuti oleh ratusan kepala dan wakil kepala daerah dalam rangkaian kegiatan orientasi kepemimpinan atau retret.

Mereka kompak mengenakan seragam komando cadangan (komcad) dan duduk di panggung kehormatan.

Upacara ini diawali dengan penampilan memukau dari drumband Genderang Suling Canka Lokananta (GSCL) taruna Akmil Magelang.

Lalu, disusul dengan masuknya 1.919 taruna. Dengan rincian, 1.158 taruna Akmil, 376 taruna Akpol, dan 385 kadet Universitas Pertahanan (Unhan).

Setelah semua taruna berbaris rapi, dilanjutkan dengan memberi penghormatan kepada Presiden Prabowo Subianto yang tiba di Lapangan Pancasila pada pukul 18.10.

Upacara pun dimulai dengan Prabowo sebagai inspektur upacara.

Kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan barisan oleh para pejabat yang mengendarai tiga mobil Maung.

Mobil pertama ditumpangi Prabowo, Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Presiden ke-7 Joko Widodo, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.

Lalu, mobil Maung kedua ditumpangi Ketua DPR  Puan Maharani, Ketua MPR Ahmad Muzani, dan Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin.

Mobil terakhir ditumpangi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Budi Gunawan, serta Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

Setelah memeriksa barisan, dilanjutkan dengan prosesi penurunan bendera Merah Putih oleh petugas.

Selama prosesi, seluruh lampu dimatikan dan hanya menyorot pada bendera saja. Prosesi itu belangsung khidmat meski masih gerimis.

Begitu rangkaian penurunan bendera Merah Putih rampung, pasukan taruna itu membubarkan diri.

Lalu, disusul dengan persembahan dari drumband GSCL taruna Akmil. Mereka unjuk gigi dan tampak memaksimalkan penampinannya.

Setelah itu, dilanjutkan dengan defile secara bergantian untuk memberi salam penghormatan kepada Prabowo serta tamu undangan. Barisan pertama, yakni 30 taruna yang menunggangi kuda.

Ini menjadi salah satu penampilan yang tidak kalah memukau dari drumband GSCL.

Taruna berkuda itu menjadi salah satu pembeda dibanding upacara parade senja saat retret menteri Kabinet Merah Putih, Oktober 2024 lalu.

Lalu, defile dilanjutkan dengan ribuan taruna dari Akmil, Akpol, maupun kadet Unhan secara bergantian.

Tepat pukul 19.00, seluruh rangkaian upacara selesai. Rombongan presiden serta ratusan kepala dan wakil kepala daerah peserta retret menuju ruang makan Husein untuk mengikuti makan malam bersama.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan, meski berasal dari berbagai latar belakang berbeda, semua kepala dan wakil kepala daerah sudah menjadi keluarga besar Indonesia.

Karenanya, kegiatan semacam ini menjadi upaya untuk saling mengenal dan bekerja sama antarkepala serta wakil kepala daerah di seluruh Indonesia.

Dia menyebut, kepala dan wakil kepala daerah dipilih oleh rakyat yang memiliki kewajiban untuk mengabdi, melayani, dan memimpin rakyat Indonesia. Untuk itu, dia menilai, kegiatan semacam ini perlu dilakukan.

Terlebih, suasana yang tercipta dalam kegiatan retret ini cukup baik, menjunjung tinggi semangat, harmonis, dan mesra.

"Mungkin di antara kita pernah bertikai, tapi kita selalu cari jalan yang baik, musyawarah, damai, dan terbaik untuk bangsa serta negara," tambahnya.

Dia menyebut, bakal memberi arahan kepada ratusan kepala dan wakil kepala daerah sebagai pemungkas dalam kegiatan retret.

Apalagi Presiden ke-6 dan ke-7 bersedia menghadiri kegiatan retret di Magelang.

Kehadiran mereka dinilai memberi suntikan semangat bagi para kepala dan wakil kepala daerah karena sudah memimpin Indonesia selama 20 tahun lamanya.

Dia juga mengapresiasi kinerja mereka karena telah berhasil menjaga bangsa dan negara.

"Karena itu, saya merasa sangat bangga. Hari ini, saya ditemani oleh dua mantan presiden dan hadir dalam parade senja," ucapnya.

Selain itu, Prabowo juga mengapresiasi para taruna yang menunjukkan kedisiplinan tinggi serta penampilan yang baik.

Baca Juga: Progres ITF Bawuran Bantul Terkendala Pengaturan Alat, Target Beroperasi Maret 2025 Masih Terus Dikebut

Karenanya, dia memerintahkan Gubernur Akmil dan Akpol untuk memberi tambahan libur selama dua hari pada mereka.

Mendagri Tito Karnavian mengutarakan, parade senja merupakan upacara penghormatan kepada para pejabat yang hadir.

Sekaligus untuk menumbuhkan patriotisme dan nasionalisme. Selain dihadiri presiden dan wakil presiden, ada pula SBY dan Joko Widodo yang turut hadir.

Namun Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri absen menghadiri upacara parade senja meski sudah diundang oleh panitia.

"Setelah selesai (parade senja), dilanjutkan dengan makan malam bersama bapak presiden di ruang makan Husein," sebutnya.

Pada momentum makan malam itu, kata dia, menjadi ajang untuk saling mengakrabkan diri sekaligus farewell dinner.

Keesokan harinya, Prabowo akan memberikan arahan kepada seluruh kepala dan wakil kepala daerah sekaligus menjadi penutup rangkaian kegiatan retret. (aya/laz)

 

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Akmil Magelang #SBY #megawati #kepala daerah #Upacara Parade Senja #Susilo Bambang Yudhoyno #Retret #pasukan berkuda #Presiden Prabowo