MAGELANG - Kegiatan retret di Magelang sudah memasuki hari kelima. Namun bagi para kepala daerah (kada) dari kader PDIP, mereka baru satu hari menjalani retret. Kendati begitu, mereka bisa menyesuaikan diri dan mengikuti materi dengan lancar.
Hal itulah yang dirasakan Bupati Temanggung Agus Setyawan. Bagi Agus, orientasi kepemimpinan ini bukanlah hal baru. Dia menyebut retret layaknya tengah mengikuti bimbingan teknis (bimtek) yang kerap diikuti semasa menjabat sebagai kepala desa.
Meski serupa bimtek, dia mengatakan, retret ini levelnya lebih tinggi. Menurutnya, kegiatan retret sangat bermanfaat bagi Agus dan para kada lain. "Apalagi bagi saya yang basisnya seorang kepala desa," sebut mantan kepala desa Campungrejo, Tretep ini Selasa (25/2).
Agus menyadari, dirinya memang terlambat mengikuti retret karena menunggu arahan dari Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri bersama para kada lain. Namun, meski tertinggal sejumlah materi, dia mengaku sudah menerima file materi yang telah diberikan.
Terlebih, lanjut dia, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi telah mengumpulkan seluruh kada di wilayahnya pada Senin malam (24/2). Pertemuan itu dilakukan supaya program pemerintah kabupaten/kota sinkron dengan pemerintah provinsi.
Selain itu, dia mengaku langsung mengakrabkan diri dengan beberapa kada dari wilayah lain. Apalagi dirinya berada dalam satu tenda bersama bupati Lima Puluh Kota, Bolaang Mongondow, dan bupati Humbang Hasundutan.
Sementara itu, Gubernur Jakarta Pramono Anung mengatakan, dirinya sangat menikmati pelaksanaan retret. Meski baru bermalam satu hari, dia mengaku sudah mulai akrab dengan Magelang. Karena dia termasuk orang yang mudah menyesuaikan diri.
Selain itu, dia merasa suasana di Lembah Tidar lebih segar dibandingkan Jakarta. "Lebih nyaman dan udaranya bagus. Itu kenyataan. (Refreshing?) Banget. Karena kemarin baru masuk (jadi gubernur) langsung gaspol," lontarnya.
Saat disinggung soal kehadiran seluruh kada dari PDIP, dia enggan menjawab. Namun dia menegaskan, para kada tetap bertanggung jawab mengikuti retret. "Dengan panitia saja. Tapi yang jelas, suasana di internal (partai) semuanya oke lah," tambahnya. (aya/laz)
Editor : Sevtia Eka Novarita