MUNGKID - Sejumlah daya tarik wisata (DTW) di Kabupaten Magelang sudah mendapat reservasi oleh instansi saat pelaksanaan retret kepala daerah di Akademi Militer (Akmil). Tidak hanya itu, hotel dan homestay penuh dipesan oleh pejabat yang mendampingi kepala daerah tersebut.
Ketua Forum DTW Kabupaten Magelang Edwar Alfian mengutarakan, beberapa destinasi sudah mendapat pesanan untuk kunjungan selama retret kepala daerah. "Contohnya di Ketep Pass, kami mendapat reservasi tanggal 20 Februari besok, ada rombongan dari Jakarta 80 orang," terangnya, Rabu (19/2).
Baca Juga: Hati-Hati Minum Air Lemon Berlebihan Bisa Merusak Gigi
Dia menyebut, mereka berasal dari kalangan pejabat yang turut menemani kepala daerah saat retret di Akmil Magelang. Bahkan, banyak hotel, homestay, dan penginapan lain yang kecipratan berkah dari pelaksanaan retret tersebut.
Edwar mengatakan, para pengelola DTW telah bersiap jauh-jauh hari agar para pejabat yang berkunjung betah berwisata di Kabupaten Magelang. Hal itu menjadi media dan sarana bagi pengelola wisata untuk mempromosikan Magelang.
Dengan begitu, setelah kembali ke masing-masing daerah, para pejabat itu membawa kesan yang menarik dan bisa mengajak keluarga atau sanak saudaranya. "Kami akan memberikan kesan terbaik untuk rombongan retret yang akan diadakan di Akmil. Prinsipnya kami siap menerima (kunjungan itu)," paparnya.
Baca Juga: Mengenal Ritual Pemanggil Hujan hingga Sosok Seniman Eksentrik di Balik Tradisi Cowongan Banyumas
Sementara itu, Direktur PT Taman Wisata Borobudur (TWB) Mardijono Nugroho menambahkan, hingga saat ini TWB masih menunggu kepastian soal kunjungan ke Candi Borobudur. Kendati begitu, TWB maupun kawasan Borobudur telah menyiapkan fasilitas dan akomodasi apabila ada kepala daerah yang berkunjung ke candi.
Dia berharap, pelaksaan retret di Magelang dapat membawa dampak positif terhadap seluruh sektor. Termasuk pariwisata. "Kami siap apabila mereka mau berkunjung ke Candi Borobudur dan kawasan. Termasuk memberikan fasilitas terbaik, akomodasi, dan lainnya," papar dia.
General Manager Grand Artos Hotel & Convention Magelang Sugeng Sugiantoro mengatakan, selama pelaksanaan retret kepala daerah, hotelnya penuh dipesan. "Mulai tanggal 20-27 Februari, 192 kamar penuh. Hal itu juga berlaku di semua hotel dan penginapan lain," sebutnya.
Baca Juga: Berikut Cara yang Dapat Kamu Lakukan Agar Terhindar dari Keracunan AC Mobil yang Membahayakan Nyawa
Kondisi itu praktis membawa berkah bagi pengusaha hotel di Magelang. Dengan tingginya tingkat hunian ini, kata dia, tentu ada kenaikan tarif per malam. Dari yang semula di angka Rp 800 ribu per malam, kini menjadi Rp 950 ribu per malam. Harga itu berlaku untuk kamar tipe standar.
Sugeng menyebut, pemesanan itu sudah didapat sejak 13 Februari lalu. Bahkan, sampai saat ini, masih ada tamu yang menanyakan perihal ketersediaan kamar hotel. Khususnya pada 20-22 Februari. "Sampai tadi pagi, kami masih dapat orderan. Tapi, setelah cek di hotel lain, penuh semua," lontarnya. (aya)