RADAR JOGJA - Pasangan suami-istri (pasutri) asal Sleman berinisial ER, 31 dan IM, 27 ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah mobil, Senin malam (17/2/2025).
Mobil yang dikendarai keduanya berhenti di depan rumah milik Sodik, di Desa Sucen, Salam, Kabupaten Magelang.
Saat ditemukan mulut perempuan itu mengeluarkan sisa muntahan.
Kasat Reskrim Polresta Magelang AKP La Ode Arwansyah menduga pasutri tersebut keracunan.
Pihak keluarga pun menolak jenazah untuk diotopsi.
Polisi juga masih mendalami apakah dugaan keracunan tersebut ada unsur pidananya atau murni keracunan.
Saat ditanya potensi keracunan gas pada AC, lanjut dia, masih didalami.
Polisi juga memeriksa komponen AC pada mobil yang digunakan korban.
"Makanya kami belum bisa menyimpulkan penyebab kematian sampai ada hasil dari labfor maupun pemeriksaan darah," tambahnya.
Sementara itu Radar Jogja menghimpun dari sejumlah sumber, peristiwa keracunan AC hingga merenggut nyawa bukan pertama kali terjadi.
Tahun 2024 lalu kasus keracunan AC mobil menimpa satu keluarga saat perjalanan mudik dari Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan menuju Bandung, Jawa Barat, Minggu (24/3/2024).
Satu keluarga yang ditumpangi delapan orang itu menunggangi mobil ber AC.
Mereka mengalami keracunan akibat AC mobil yang bocor.
Satu orang tewas di Tol Indralaya-Prabu Mulih, Sumatera Selatan. Sedang tujuh lainnya dilarikan ke rumah sakit.
Penyebab Keracunan AC Mobil
AC adalah fitur yang sangat penting untuk kenyamanan saat berkendara, terutama di daerah beriklim panas.
Ada beberapa faktor utama yang bisa menyebabkan seseorang mengalami keracunan hingga meninggal akibat AC mobil.
1. Kebocoran Gas Karbon Monoksida (CO)
Karbon monoksida (CO) adalah gas beracun yang tidak memiliki warna, bau, atau rasa.
Gas ini bisa masuk ke dalam kabin mobil akibat kebocoran pada sistem pembuangan kendaraan yang seharusnya terhembus keluar namun malah masuk kedalam lewat jalur mesin AC.
Jika mobil dalam kondisi diam dengan mesin dan AC menyala, tetapi ventilasi udara tidak berfungsi dengan baik, kadar karbon monoksida dapat meningkat secara drastis dan menyebabkan keracunan.
Dampak Keracunan Karbon Monoksida terdapat beberapa gejala meliputi pusing dan sakit kepala, mual dan muntah, rasa kelelahan dan kebingungan, hilang kesadaran, dan yang paling fatal adalah Jika terpapar dalam waktu lama, bisa menyebabkan kematian.
2. Kurangnya Sirkulasi Udara dalam Kabin
Banyak orang yang beristirahat atau tidur di dalam mobil dengan AC menyala tanpa menyadari bahwa sirkulasi udara yang buruk bisa menyebabkan penumpukan gas beracun.
Jika AC hanya bekerja dalam mode resirkulasi tanpa ada udara segar dari luar, kadar oksigen dalam kabin bisa menurun, sementara gas berbahaya seperti CO dan karbon dioksida (CO₂) meningkat.
Akibatnya, kekurangan oksigen yaitu dapat membuat tubuh lemas dan sulit bernapas, akumulasi karbon dioksida yang juga bisa menyebabkan kehilangan kesadaran dan berisiko kematian jika dibiarkan dalam jangka waktu lama.
3. Kebocoran Refrigerant Freon
Freon adalah zat yang digunakan dalam sistem pendingin AC.
Jika terjadi kebocoran freon, zat ini bisa mencemari udara di dalam mobil dan menyebabkan efek beracun bagi penghirupnya.
Dampak dari Keracunan Freon adalah dapat menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan, pusing dan kehilangan keseimbangan, sesak nafas dan jika terjadi dalam jumlah besar, bisa menyebabkan gagal napas. (Adinda Tyas)
Editor : Meitika Candra Lantiva