TEMANGGUNG - Tebing di bantaran Sungai Galeh yang berada di pinggir jalan nasional Temanggung - Wonosobo, di Desa Catgawen, Kecamatan Parakan, Temanggung terjadi longsor susulan.
"Tidak ada korban pada longsor susulan tersebut, karena tidak ada aktifitas warga di lokasi tersebut," kata Kepala elaksana Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung Totok Nursetyanto di Temanggung, Senin (17/2).
Ia menyampaikan, longsor susulan tersebut terjadi di bagian atas, yang sebelumnya sudah ada rekahan, sepanjang empat meter dan lebar dua meter, dan tinggi sepuluh meter.
Ia menyampaikan, kalau tidak segera ditangani, dikawatirkan longsor tersebut bertambah lebar sampai ke ruas jalan nasional Temanggung - Wonosobo.
Baca Juga: Viral dalam Video 30 Detik, Polisi Tangkap Penganiaya Kucing di Pasar Wonokriyo, Kebumen
Pemkab Temanggung melalui DPUPR juga telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) untuk pengajuan pembangunan senderan ke Kementerian Pekerjaan Umum.
"Semoga hal ini dapat segera cepat ditindaklanjuti oleh Kementerian PU, agar segera dibangun senderan untuk menahan agar tidak terjadi longsor," ungkapnya. (uma/pra)
Editor : Heru Pratomo