KEBUMEN - Perayaan Imlek di Kelenteng Kong Hwie Kiong Kebumen pada Selasa (28/1) malam disambut antusias warga. Semarak imlek tahun ular kayu ini disambut gegap gempita para warga yang berniat berburu angpao. Mereka rela berdesak-desakan hanya demi uang sumbangan dari kalangan Tionghoa.
Sejak pukul 21.30 warga telah terlihat memadati depan gerbang kelenteng. Pelataran kelenteng yang telah dihias jauh hari itu juga penuh sesak dengan warga dari berbagai kelompok usia. Dengan sabar para warga tampak rela menunggu angpao yang dibagikan jemaat ketika selesai beribadah.
Salah satu warga Hanafi, 47, mengaku, pembagian angpao menjadi momen yang dinanti setiap perayaan Imlek tiba. Dia bersama anaknya sengaja datang ke kelenteng untuk berburu angpao. "Tahun kemarin juga ke kelenteng. Lumayan buat yang di rumah," ucap dia.
Tradisi bagi angpau ini juga mengundang perhatian kalangan anak kecil. Mereka turut berbaur dengan warga lain untuk mencari peruntungan dari pembagian angpau. Sejumlah personel kepolisian juga bersiaga di lokasi untuk pengamanan. "Senang kalau pas imlek. Ada yang bagi-bagi angpao," kata seorang anak, Erwin Kusuma.
Pengurus Kelenteng Kong Hwie Kiong Henki Halim bersyukur pada imlek tahun ini disambut kemeriahan. Adapun angpau yang dibagikan sebagai wujud berbagi kebahagiaan antar sesama. "Tentu ada doa dan harapan. Semoga tahun ini lebih baik, lebih makmur lagi," jelas Henki.
Pengurus kelenteng juga telah menyusun agenda untuk kemeriahan serta kekhidmatan imlek tahun ini. Di awali dengan gotong royong pembersihan area kelenteng. Berlanjut sembahyang bersama serta rencana perayaan Cap Go Meh sebagai penutup seluruh rangkaian imlek. "Selain nilai spiritualitas, ada pesan lain dari imlek. Yaitu mempererat tali persaudaraan," bebernya. (fid/pra)