PURWOREJO - Sebanyak empat kecamatan di Kabupaten Purworejo belum terjangkau oleh saluran air bersih dari PDAM Tirta Perwitasari Purworejo. Yakni, Kecamatan Bruno, Kaligesing, Ngombol, dan Bagelen.
Selain itu, pelayanan di Kecamatan Bener dan Loano masih belum maksimal. Dua wilayah ini, disebut baru mendapatkan pelayanan saluran air bersih. "Saat ini mindset masyarakat perdesaan yang masih banyak yang belum memprioritaskan kebutuhan air bersih," kata Direktur PDAM Tirta Perwitasari Hermawan Wahyu Utomo Rabu (29/1/2025).
Disampaikan, air bersih sangat penting bagi kesehatan. Bahkan, berperan dalam menumbuhkan genetik baru sehingga tidak ada lagi bayi yang akan lahir stunting. Sedangkan, air tanah di wilayah Kabupaten Purworejo kurang direkomendasikan untuk dikonsumsi. "Tahun ini, Kabupaten Purworejo banyak mendapatkan bantuan program investasi secara nasional," sebutnya.
Sebab, Kabupaten Purworejo masih punya idle secara regional sekitar 50 l/detik. Selain itu, masih banyak wilayah di Purworejo khususnya perdesaan yang belum terlayani air bersih dan masuk kategori miskin ekstrem. "PDAM juga siap melayani pendaftaran calon pelanggan yang didata secara gratis dan ditawarkan secara door to door," ungkap dia.
Baca Juga: Meriah! Barongsai dan Liong Hibur Ribuan Pengunjung di Candi Borobudur
Dia berharap, dengan adanya program tersebut semua kecamatan di Purworejo dapat terlayani. Menurutnya, hal itu butuh dukungan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo kaitannya dengan penyertaan modal. Sebab daya beli masyarakat yang masih rendah.
Wawan menambahkan, terkait program Inpres tentang Percepatan Penyediaan Air Minum dan Layanan Pengelolaan Air Limbah Domestik 2024 di Kecamatan Grabag dan Butuh, telah dipasang pipa sejak pertengahan 2024 sepanjang 8,5 kilometer senilai Rp 18,5 miliar. Lalu, di September-Desember 2024, PDAM mendapat distribusi tambahan sebanyak 5.596 sambungan rumah senilai Rp 23, 8 miliar.
Baca Juga: Minim Serapan, Alokasi Pupuk Subsidi 2025 di Kulon Progo Mengalami Penurunan
"Sejak Januari sampai Maret nanti masih program maintenance dan finalisasi berupa perapian sambungan," bebernya. (han/eno)