MUNGKID - Pada momentum libur panjang Isra Mikraj dan Imlek 2025, kawasan Candi Borobudur banjir pengunjung.
Taman Wisata Borobudur (TWB) pun menyuguhkan berbagai atraksi kesenian dan menggandeng para pegiat seni di kawasan Borobudur.
Kesenian itu seperti topeng ireng hingga atraksi barongsai dan liong.
Pertunjukan kesenian itu berlangsung di plaza penerima dan Marga Utama, kompleks Candi Borobudur serta di panggung amfiteater Kampung Seni Borobudur.
Setiap hari, kesenian yang disuguhkan, berbeda-beda.
Upaya itu dilakukan agar dapat menarik pengunjung sekaligus memberikan hiburan kepada mereka.
Direktur TWB Mardijono Nugroho mengutarakan, sengaja menggandeng pegiat seni untuk tampil dan memberi pengalaman menarik kepada para pengunjung di kawasan Candi Borobudur.
Kesenian itu antara lain topeng ireng, tarian jaran kepang, dan tarian gedruk atau barongan.
Baca Juga: Laka Laut di Parangtritis Mayoritas Wisatawan Terseret Saat Bermain di Titik Rip Current
Masing-masing tampil di panggung amfiteater Kampung Seni Borobudur pukul 15.00 di hari yang berbeda.
Kemudian, pada Rabu (29/1/2025), ada penampilan barongsai dan liong di area plaza penerima dan Marga Utama, kompleks Candi Borobudur pukul 10.00-12.00.
Setelah itu, mereka akan tampil di panggung amfiteater Kampung Seni Borobudur pada pukul 15.00.
"Kami fasilitasi mereka untuk tampil di zona II maupun amfiteater," bebernya, Rabu (29/1/2025).
Baca Juga: Minim Serapan, Alokasi Pupuk Subsidi 2025 di Kulon Progo Mengalami Penurunan
Dia melihat, dengan adanya pertunjukan kesenian itu dapat menjadi daya tarik bagi pengunjung.
Sehingga pengunjung dapat menikmati momentum libur bersama keluarga dengan lebih menyenangkan.
Selain sebagai sarana nguri-uri budaya, pertunjukan seni itu dapat menumbuhkan cinta budaya dan ajang untuk mengenalkan budaya Jawa kepada wisatawan baik lokal maupun mancanegara.
Bahkan, lanjut dia, animo pengunjung cukup tinggi untuk menyaksikan pertunjukannya.
Baca Juga: Dalam Sehari, Damkarmat Kulon Progo Evakuasi Ular Masuk Pemukiman Warga: Dua Laporan Diterima
Meski tidak berkunjung ke candi, tapi banyak pengunjung maupun masyarakat lokal yang menyempatkan diri menonton kesenian di panggung amfiteater Kampung Seni Borobudur. Karena untuk ke kampung seni, pengunjung tidak dikenakan tarif masuk.
Animo yang tinggi itu terbukti dengan jumlah kunjung ke Candi Borobudur yang mencapai 10 ribu pengunjung per hari sejak 25-28 Januari 2025.
Namun, tidak hanya di candi saja, pengunjung juga menyebar ke kawasan, seperti di Kampung Seni Borobudur.
Baca Juga: Dispar DIY Targetkan 10 Juta Kunjungan Wisatawan 2025, Libur Panjang Awal Tahun Jadi Peluang
Jika ditotal dengan kunjungan ke kawasan Borobudur, bisa menembus angka hingga 50 ribu pengunjung.
Mardijono merinci, pada Sabtu (25/1/2025), jumlah pengunjung candi sebanyak 6.031 orang.
Sedangkan pada Minggu (26/1/2025) mencapai 11.671 pengunjung. Sementara pada Senin (27/1/2025) maupun Selasa (28/1/2025), kunjungannya hampir mencapai 10 ribu orang.
"Hari ini libur terakhir, saya lihat pengunjungnya juga ramai," ujar dia.
Baca Juga: Penyedia Foto Baju Adat Jawa Banjir Orderan di Musim Libur Imlek, Layani Sampai 300 Wisatawan Per Hari
Seorang pengunjung asal Cilacap Fajar Afif Nawawi tidak menyangka dapat menikmati pertunjukan barongsai dan liong saat berkunjung ke Candi Borobudur.
"Bagus (pertunjukannya). Untuk meramaikan sekaligus menghibur pengunjung, terutama anak-anak," lontarnya. (aya)
Editor : Winda Atika Ira Puspita